Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir hadir langsung memberikan dukungan kepada tim equestrian Indonesia yang berlaga pada Asian Games 2026 di Equestrian Park, Tokyo, Selasa (22/9/2026). Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah kepada atlet Indonesia yang tengah berjuang membawa nama bangsa di ajang olahraga tingkat Asia. Erick datang ke Tokyo setelah terlebih dahulu menyaksikan performa kontingen Indonesia di Nagoya. Dukungan itu diberikan untuk mendampingi dan memotivasi atlet yang menjalani rangkaian pertandingan equestrian.
Tim equestrian Indonesia berkompetisi dalam nomor eventing yang terdiri atas tiga disiplin, yakni dressage, jumping, dan cross country. Setiap disiplin memiliki karakter tantangan berbeda, sehingga atlet dan kuda dituntut menjaga kemampuan teknis, konsentrasi, serta koordinasi sepanjang pertandingan.
Erick Thohir Hadir di Arena Pertandingan
Kehadiran Menpora Erick Thohir di Equestrian Park, Tokyo, menunjukkan perhatian pemerintah terhadap perjuangan kontingen Indonesia, termasuk atlet dari cabang olahraga equestrian. Dukungan secara langsung tersebut menjadi bagian dari pendampingan pemerintah selama kontingen Indonesia mengikuti Asian Games 2026.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebelum bertolak ke Tokyo, Erick terlebih dahulu menyaksikan performa kontingen Indonesia yang bertanding di Nagoya. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan ke Tokyo untuk memberikan dukungan langsung kepada tim equestrian Indonesia.
Hadirnya Menpora di lokasi pertandingan diharapkan dapat menambah motivasi para atlet yang sedang menjalani rangkaian pertandingan. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat Indonesia juga menjadi bagian penting dalam menjaga semangat kontingen yang bertanding di berbagai cabang olahraga.
Tiga Disiplin dalam Nomor Eventing
Dalam disiplin dressage, atlet dituntut menampilkan ketepatan gerakan, kontrol, dan koordinasi dengan kuda. Penampilan dalam disiplin ini membutuhkan komunikasi yang baik atlet dan kuda untuk menjalankan setiap gerakan sesuai tuntutan pertandingan.
Sementara itu, jumping menguji kemampuan atlet dan kuda dalam melewati rintangan dengan ketepatan dan kecepatan. Setiap tahapan memerlukan konsentrasi tinggi agar rintangan dapat dilalui dengan baik.
Adapun cross country menghadirkan tantangan berupa lintasan yang lebih panjang dan beragam. Disiplin ini membutuhkan ketahanan, kecepatan, ketepatan dalam mengambil keputusan, serta kekompakan atlet dan kuda.
Empat Atlet Indonesia Turun di Eventing
Empat atlet Indonesia yang turun dalam nomor eventing adalah Marcho Alexandro, M Zaki, Fergi Tri Nur Fajar, dan Steven Menayang. Mereka menghadapi pertandingan yang tidak hanya menuntut kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan konsentrasi.
Dalam olahraga equestrian, atlet harus mampu menjaga komunikasi dan koordinasi dengan kuda sepanjang pertandingan. Kemampuan tersebut diperlukan untuk menghadapi beragam tantangan lintasan pada setiap disiplin eventing.
Asian Games 2026 menjadi momentum bagi para atlet Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperkuat pengalaman bertanding di tingkat Asia. Kehadiran Menpora Erick Thohir di arena pertandingan menegaskan dukungan pemerintah terhadap perjuangan atlet Indonesia dalam membawa nama bangsa di panggung olahraga Asia.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















