Headline.co.id, Maluku Tenggara ~ Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menangani dampak kebakaran yang menghanguskan Gedung Laboratorium Komputer SMP Yos Sudarso Waur di Ohoi Waur, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara, Bin Raudha Arif Hanoeboen, meninjau lokasi pada Minggu (20/9/2026), sehari setelah kebakaran terjadi. Peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi kerusakan, memetakan kebutuhan mendesak, dan memastikan kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan. Berdasarkan keterangan pihak sekolah dan kepolisian, kebakaran diduga terjadi akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting.
Pemkab Maluku Tenggara Identifikasi Dampak Kebakaran
Raudha datang ke lokasi bersama Kapolsek Kei Besar dan tim terkait. Kehadiran mereka ditujukan untuk memperoleh informasi mengenai kejadian serta menentukan langkah penanganan terhadap fasilitas sekolah yang terdampak.
Gedung Laboratorium Komputer SMP Yos Sudarso Waur menjadi fasilitas sekolah yang hangus dalam kebakaran tersebut. Kerusakan itu mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara melakukan pendataan terhadap kebutuhan sekolah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Raudha mengatakan peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas instruksi Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun. Instruksi tersebut meminta agar dampak kebakaran segera ditangani sehingga tidak mengganggu aktivitas pendidikan di sekolah.
“Alhamdulillah sudah di lokasi. Keterangan dari sekolah dan Kapolsek Kei Besar, kebakaran disebabkan karena arus pendek listrik (korsleting). Kami sudah laporkan secara lisan ke Bapak Bupati dan pihak kementerian. Selanjutnya kami akan menindaklanjuti dengan melaporkan secara resmi kepada Bapak Bupati dan Kementerian Dikdasmen,” ujar Raudha.
Kebutuhan Mendesak Sekolah Akan Dipetakan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara selanjutnya akan mengidentifikasi kebutuhan paling mendesak yang diperlukan SMP Yos Sudarso Waur. Pemetaan tersebut dilakukan untuk menunjang keberlangsungan pembelajaran setelah fasilitas laboratorium komputer terbakar.
Menurut Raudha, pemerintah daerah akan melihat kebutuhan yang paling urgen untuk segera dibantu. Pemerintah juga berharap kejadian tersebut tidak memberikan dampak besar terhadap aktivitas pembelajaran di sekolah.
“Kita akan melihat apa yang paling urgen untuk segera kita bantu. Kami berharap musibah ini tidak terlalu berdampak pada aktivitas pembelajaran di sana,” kata Raudha.
Penanganan dampak kebakaran dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fasilitas sekolah dan kebutuhan kegiatan belajar-mengajar. Pemerintah daerah belum menyampaikan rincian kerusakan maupun bentuk bantuan yang akan diberikan.
Sekolah Diminta Periksa Sarana Secara Berkala
Selain menangani dampak kebakaran di SMP Yos Sudarso Waur, Raudha meminta seluruh satuan pendidikan di Maluku Tenggara meningkatkan keamanan fasilitas sekolah. Ia menjadikan kejadian tersebut sebagai pengingat pentingnya pemeriksaan sarana dan prasarana secara berkala.
Pemeriksaan diperlukan agar potensi gangguan pada instalasi listrik maupun fasilitas pendukung lainnya dapat diketahui lebih awal. Imbauan itu disampaikan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan sekolah.
“Kami mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan agar lebih berhati-hati dan melakukan pengecekan terhadap seluruh sarana dan fasilitas yang ada di sekolah, sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari,” pungkas Raudha.
Pemkab Maluku Tenggara akan menindaklanjuti laporan mengenai kebakaran tersebut secara resmi kepada Bupati Maluku Tenggara dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sementara itu, kebutuhan sekolah akan dikaji untuk mendukung agar proses pembelajaran tetap berlangsung.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





















