Headline.co.id, Padang ~ Pemerintah Kota Padang membuka kolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) untuk memperkuat pembangunan kota sehat dan kota pintar. Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan rencana tersebut saat menyambut peserta Konferensi Kerja (Konker) PDPI ke-XVIII Tahun 2026 di Rumah Gadang Baiturrahmah, Padang, Sabtu (19/9/2026). Kolaborasi itu diarahkan untuk menghadapi tantangan kesehatan masyarakat dengan memanfaatkan masukan berbasis keilmuan dari organisasi profesi, akademisi, dan masyarakat. Forum nasional PDPI berlangsung pada 16–19 September 2026 dengan pusat kegiatan di The ZHM Premiere Hotel.
Pemko Padang Dorong Kolaborasi untuk Kota Sehat
Fadly mengatakan pembangunan kota sehat dan kota pintar menjadi bagian dari arah pembangunan daerah yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Menurut dia, konsep kota sehat tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik masyarakat, tetapi juga mencakup kesejahteraan serta kualitas lingkungan tempat masyarakat hidup.
“Visi kami adalah menggerakkan seluruh potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota sehat dan kota pintar. Kota sehat bukan hanya sehat badannya, tetapi juga sehat kesejahteraannya,” ujar Fadly.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Karena itu, Pemerintah Kota Padang menilai dukungan berbagai pihak dibutuhkan untuk memperkuat kebijakan kesehatan. Keahlian dokter paru dinilai dapat menjadi masukan dalam merespons persoalan yang berkaitan dengan kesehatan pernapasan dan kualitas lingkungan perkotaan.
Fadly berharap penyelenggaraan Konker PDPI di Padang menghasilkan rekomendasi berbasis keilmuan yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat.
“Kolaborasi dengan PDPI penting karena tantangan kesehatan membutuhkan keterlibatan pemerintah, organisasi profesi, akademisi, dan masyarakat. Semoga kolaborasi ini semakin kuat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.
Konker PDPI Bahas Evaluasi dan Arah Kebijakan
Ketua Umum Pengurus Pusat PDPI Arief Riadi Arifin mengatakan Konker merupakan agenda tahunan organisasi. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengevaluasi kinerja sekaligus menyelaraskan program pengurus pusat dan daerah.
Selain evaluasi, forum itu digunakan untuk menentukan arah kebijakan organisasi pada periode berikutnya. Konker PDPI XVIII digelar di Kota Padang pada 16–19 September 2026.
Arief menjelaskan, pemilihan Padang sebagai lokasi Konker memiliki alasan tersendiri. Kota tersebut dipilih karena sebagian besar guru para dokter paru berasal dari Padang.
“Konferensi kerja ini kami laksanakan setiap tahun secara nasional dan untuk yang ke-18 ini kami putuskan dilaksanakan di Padang. Ada filosofinya karena sebagian besar guru-guru kami berasal dari sini,” ungkap Arief.
Penyelenggaraan Konker di Padang mempertemukan jaringan dokter paru dari berbagai daerah dengan pemerintah dan masyarakat setempat. Pertemuan tersebut juga membuka peluang perluasan jejaring kerja sama serta memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia.
Dampak Konker terhadap Aktivitas Ekonomi Daerah
Pemerintah Kota Padang melihat kegiatan berskala nasional tersebut tidak hanya penting dari sisi kesehatan, tetapi juga berkontribusi terhadap aktivitas ekonomi daerah. Penyelenggaraan Konker dinilai menjadi bagian dari upaya menggerakkan kembali aktivitas ekonomi setelah daerah menghadapi dampak bencana.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah menciptakan aktivitas pada sektor akomodasi, konsumsi, transportasi, dan usaha lokal. Di sisi lain, penguatan kerja sama bidang kesehatan diharapkan memberikan manfaat jangka panjang melalui peningkatan kualitas layanan dan kebijakan kesehatan masyarakat.
Melalui pertemuan dengan PDPI, Pemko Padang mendorong agar jejaring profesi kesehatan tidak berhenti pada forum organisasi. Jejaring tersebut diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam merumuskan respons terhadap persoalan kesehatan masyarakat.
Pejabat yang Hadir dalam Jamuan
Jamuan makan malam tersebut turut dihadiri Ketua PDPI Cabang Sumatra Barat Masrul Basyar, para ketua Pengurus Cabang PDPI se-Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Sri Kurniayati, Direktur RSUD Rasidin Padang Lismawati, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah Pemko Padang.
Pemko Padang berharap kolaborasi dengan PDPI dapat memperkuat fondasi Padang sebagai kota sehat sekaligus mendukung pemulihan sosial dan ekonomi daerah.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















