Headline.co.id, Ternate ~ Pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Ternate mencapai 16.035 Kartu Keluarga (KK) per 18 September 2026 pukul 23.59 WIT. Jumlah tersebut setara 22,60 persen dari total 70.957 KK penduduk Kota Ternate. Data Dinas Sosial Kota Ternate menunjukkan pendaftaran meningkat 165 KK dibandingkan capaian pada 17 September 2026 yang mencapai 15.870 KK atau 22,37 persen.
Peningkatan pendaftaran Perlinsos di Ternate tersebut berlangsung melalui pendampingan agen di kelurahan serta layanan mobiling oleh agen dari unsur ASN Dinas Sosial Kota Ternate. Pemerintah Kota Ternate mendorong warga yang belum terdaftar untuk memanfaatkan layanan tersebut guna mendukung tersedianya data bantuan sosial yang akurat, inklusif, dan tepat sasaran.
Pendaftaran Perlinsos di Ternate Naik 165 KK
Sekretaris Dinas Sosial Kota Ternate, Irvan Gaus, mengatakan capaian pendaftaran pada 18 September 2026 meningkat 0,23 poin persentase atau sekitar 1,03 persen secara harian.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Irvan, sebagian besar warga mendaftar melalui skema pendampingan agen. Dari total pendaftar, sebanyak 15.901 KK atau 99,16 persen tercatat mendaftar dengan bantuan agen Perlinsos.
“Hampir seluruh warga mendaftar melalui skema pendampingan agen, yakni mencapai 99,16 persen atau sebanyak 15.901 KK. Ini membuktikan peran aktif 207 agen Perlinsos di lapangan sangat vital dalam membantu masyarakat,” ujar Irvan Gaus saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9/2026).
Data tersebut menunjukkan peran agen menjadi bagian penting dalam proses pendaftaran Perlinsos di Kota Ternate. Sebanyak 207 agen menjalankan pendampingan bagi masyarakat di lapangan.
Kecamatan Terluar Catat Persentase Tertinggi
Secara kewilayahan, tiga kecamatan terluar mencatat persentase pendaftaran tertinggi dibandingkan total KK di wilayah masing-masing. Kecamatan Pulau Hiri berada di posisi teratas dengan 568 KK atau 63,53 persen.
Selanjutnya, Kecamatan Pulau Batang Dua mencatat 563 KK atau 62,76 persen. Kecamatan Moti berada di urutan berikutnya dengan 817 KK atau 59,46 persen.
Di wilayah Pulau Ternate, Kecamatan Ternate Barat mencatat 1.370 KK atau 45,35 persen. Kecamatan Pulau Ternate menyusul dengan 1.132 KK atau 37,25 persen.
Sementara itu, pendaftaran di Kecamatan Ternate Utara mencapai 3.699 KK atau 21,74 persen. Kecamatan Ternate Selatan mencatat 4.486 KK atau 17,75 persen, sedangkan Kecamatan Ternate Tengah mencapai 3.400 KK atau 17,54 persen.
Data Pendaftar BPNT dan PKH
Berdasarkan klasifikasi program bantuan sosial, jumlah pendaftar Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) mencapai 15.743 KK. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.202 KK atau 39,40 persen berpotensi layak menerima bantuan.
Sebanyak 9.536 KK atau 60,57 persen tercatat tidak layak, sementara lima KK atau 0,03 persen masih dalam proses verifikasi. Data tersebut merupakan bagian dari hasil pendaftaran Perlinsos yang dihimpun Dinas Sosial Kota Ternate.
Untuk Program Keluarga Harapan (PKH), jumlah pendaftar tercatat sebanyak 13.022 KK. Dari total tersebut, sebanyak 2.827 KK atau 21,71 persen berpotensi layak.
Sementara itu, 10.194 KK atau 78,28 persen dinyatakan tidak layak dan satu KK atau 0,01 persen masih dalam proses verifikasi.
Layanan Pendaftaran Tetap Dibuka
Pemerintah Kota Ternate mengimbau masyarakat yang belum terdaftar agar segera memanfaatkan layanan pendaftaran Perlinsos. Pendaftaran dapat dilakukan melalui agen yang tersedia di kelurahan.
Selain itu, agen dari unsur ASN Dinas Sosial Kota Ternate memberikan layanan secara mobiling ke kelurahan. Layanan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat dalam proses pendaftaran.
Langkah pendataan ini dilakukan untuk mendukung terwujudnya data bantuan sosial yang akurat, inklusif, dan tepat sasaran di Kota Ternate.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















