Headline.co.id, Gorontalo ~ Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Provinsi Gorontalo dinilai memiliki kapasitas untuk mengembangkan pemeriksaan Resistensi Antimikroba atau Antimicrobial Resistance (AMR). Penilaian itu disampaikan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Makassar setelah melakukan kunjungan ke Labkesmas Provinsi Gorontalo pada Rabu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau fasilitas, peralatan, sumber daya manusia, serta potensi pengembangan layanan laboratorium di Provinsi Gorontalo.
Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat Provinsi Gorontalo, Abdul Razak Olii, menyampaikan penilaian tersebut pada Jumat (18/9/2026). Menurut dia, dari sisi fasilitas ruangan dan tenaga teknis, laboratorium telah memiliki modal yang cukup untuk mengembangkan layanan pemeriksaan mikrobiologi, termasuk pemeriksaan yang berkaitan dengan AMR.
Fasilitas dan Tenaga Teknis Dinilai Memadai
Abdul Razak mengatakan hasil kunjungan BBLKM Makassar menunjukkan kesiapan Labkesmas Gorontalo dalam mendukung pengembangan pemeriksaan mikrobiologi. Penilaian itu mencakup kondisi fasilitas, ketersediaan peralatan, sumber daya manusia, serta peluang peningkatan layanan laboratorium.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ia menyebut dukungan lanjutan tetap diperlukan agar kapasitas yang telah tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Dukungan tersebut mencakup bahan medis habis pakai (BMHP) dan peningkatan kapasitas petugas.
“Dari segi fasilitas ruangan dan tenaga teknis, sudah sangat memadai. Tinggal didukung bahan medis habis pakai (BMHP) serta peningkatan kapasitas petugas,” ujar Abdul Razak.
Menurut Abdul Razak, penguatan pada dua aspek tersebut penting untuk mendukung pemeriksaan yang berkaitan dengan Resistensi Antimikroba. Dengan fasilitas dan tenaga teknis yang tersedia, laboratorium dinilai memiliki dasar untuk mengembangkan layanan pemeriksaan mikrobiologi.
Pemeriksaan AMR Dapat Dilakukan secara Manual
Ketua Tim Kerja Surveilans AMR sekaligus Kepala Instalasi Mikrobiologi BBLKM Makassar, Yoeke Dewi Rasita, menyampaikan penilaian serupa. Ia menilai pemeriksaan AMR di Labkesmas Gorontalo dapat dikembangkan dengan memanfaatkan fasilitas serta tenaga teknis yang telah tersedia.
Yoeke menjelaskan, pemeriksaan Antimicrobial Resistance sudah dapat dilakukan menggunakan metode manual. Namun, pelaksanaannya masih memerlukan dukungan BMHP dan peningkatan kapasitas petugas agar layanan tersebut berjalan secara optimal.
“Untuk pemeriksaan Antimicrobial Resistance, sudah bisa dilakukan dengan metode manual. Yang diperlukan selanjutnya adalah dukungan BMHP dan peningkatan kapasitas petugas agar pemeriksaan dapat dilakukan secara optimal,” kata Yoeke.
Pernyataan tersebut menempatkan dukungan bahan medis habis pakai dan penguatan kemampuan petugas sebagai kebutuhan lanjutan dalam pengembangan pemeriksaan resistensi antimikroba di Labkesmas Gorontalo.
Laboratorium Dukung Pemeriksaan Berbagai Spesimen
Hasil kunjungan BBLKM Makassar juga mencatat bahwa fasilitas mikrobiologi Labkesmas Gorontalo mendukung pemeriksaan terhadap berbagai spesimen dan mikroorganisme. Fasilitas itu dinilai dapat menjadi bagian dari pengembangan layanan pemeriksaan mikrobiologi di Provinsi Gorontalo.
Laboratorium tersebut memiliki ruangan yang sesuai dengan standar BSL-2 (+). Ruangan itu lain dapat digunakan untuk pemeriksaan tuberkulosis dan kultur bakteri.
Pemeriksaan tuberkulosis dan kultur bakteri tersebut dapat mendukung Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) di rumah sakit. Dengan demikian, pengembangan layanan di Labkesmas Gorontalo diarahkan untuk memperkuat pemeriksaan mikrobiologi yang berkaitan dengan pengendalian resistensi antimikroba.
Penilaian BBLKM Makassar menjadi dasar untuk melihat kesiapan fasilitas dan tenaga teknis yang dimiliki Labkesmas Gorontalo. Sementara itu, pemenuhan BMHP dan peningkatan kapasitas petugas menjadi dukungan yang diperlukan agar pemeriksaan resistensi antimikroba dapat dikembangkan dan dilakukan secara optimal.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















