Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Mancanegara

Spesies Kucing Harimau Baru Ditemukan di Bolivia, Pertama dalam Lebih dari Seabad

Hendrawan by Hendrawan
48 minutes ago
in Mancanegara
Reading Time: 5 mins read
405 17
A A
0
Spesies Kucing Harimau Baru Ditemukan di Bolivia, Pertama dalam Lebih dari Seabad

Spesies Kucing Harimau Baru Ditemukan di Bolivia, Pertama dalam Lebih dari Seabad. Sumber: aljazeera.com

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • New tiger cat species identified in Bolivia, first in over a century menjadi fokus utama berita ini; Kucing liar yang disebut tilcayo oleh masyarakat lokal diidentifikasi sebagai spesies baru dengan nama ilmiah Leopardus tilcayo.
  • Tilcayo ditemukan di hutan Yungas, Bolivia, dan berukuran sekitar 46 sentimeter dengan berat sekitar 1,4 kilogram.
  • Peneliti menganalisis DNA dari 38 kucing yang berasal dari beberapa negara Amerika Selatan, termasuk delapan spesimen museum.
  • Studi menemukan kelompok kucing harimau terdiri atas lima spesies yang berbeda secara genetik.
  • Analisis genetik menunjukkan garis keturunan tilcayo berpisah dari kucing harimau lainnya sekitar 1,4 juta tahun lalu.
  • Tim penelitian juga mendeskripsikan subspesies baru di Yungas Peru bernama Leopardus tigrinus antisuyo.

Headline.co.id, Jakarta ~ Seekor kucing liar kecil dari hutan berkabut Yungas di Bolivia telah diidentifikasi sebagai spesies yang sebelumnya belum dikenal dan diberi nama ilmiah Leopardus tilcayo. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Current Biology pada Kamis itu menjadi pertama kalinya dalam lebih dari satu abad sebuah spesies kucing hidup baru secara resmi diberi nama dan dideskripsikan. Identifikasi dilakukan setelah para peneliti mengamati karakteristik kucing Bolivia yang tidak sesuai dengan deskripsi kucing harimau lain dan kemudian membandingkan materi genetik puluhan individu dari sejumlah negara di Amerika Selatan. Hasil analisis menunjukkan tilcayo merupakan garis keturunan tersendiri yang telah terpisah dari kucing harimau lain selama sekitar 1,4 juta tahun.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Bank of Japan Naikkan Suku Bunga Jadi 1,25 Persen, Tertinggi dalam 31 Tahun
    • 1.2. Italia Kerahkan Kapal Perang ke Bab al-Mandeb, Tak Tunggu Keputusan Bersama Uni Eropa
  • 2. Ciri Tilcayo Berbeda dari Deskripsi Kucing Harimau
  • 3. Analisis DNA Mengungkap Lima Spesies Berbeda
  • 4. Garis Keturunan Tilcayo Terpisah 1,4 Juta Tahun Lalu
  • 5. Peneliti Juga Identifikasi Subspesies Baru di Peru

Kucing yang disebut tilcayo oleh masyarakat lokal tersebut termasuk kelompok tiger cats atau kucing harimau yang tersebar di sebagian besar Amerika Selatan. Habitatnya berada di Yungas, wilayah pegunungan dengan hutan yang kerap diselimuti awan dan memiliki kelembapan tinggi.

You might also like

Bank of Japan Naikkan Suku Bunga Jadi 1,25 Persen, Tertinggi dalam 31 Tahun

Bank of Japan Naikkan Suku Bunga Jadi 1,25 Persen, Tertinggi dalam 31 Tahun

18 September 2026
Italia Kerahkan Kapal Perang ke Bab al-Mandeb, Tak Tunggu Keputusan Bersama Uni Eropa

Italia Kerahkan Kapal Perang ke Bab al-Mandeb, Tak Tunggu Keputusan Bersama Uni Eropa

18 September 2026

Secara fisik, Leopardus tilcayo memiliki panjang sekitar 46 sentimeter dan berat sekitar 1,4 kilogram. Ukuran itu membuatnya lebih kecil dibandingkan rata-rata kucing domestik.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Ciri Tilcayo Berbeda dari Deskripsi Kucing Harimau

Paola Nogales-Ascarrunz, National Geographic Explorer sekaligus salah satu penulis studi yang mendeskripsikan spesies tersebut, menjelaskan tilcayo memiliki karakteristik bulu yang khas. 'Bulunya berwarna cokelat muda … dengan roset berbentuk tidak beraturan di seluruh tubuhnya,' kata Nogales-Ascarrunz.

Informasi mengenai biologi dan pola hidup spesies tersebut masih terbatas. Sisa-sisa hewan pengerat kecil yang ditemukan dalam sampel kotoran mengindikasikan hewan tersebut kemungkinan menjadi bagian dari makanan tilcayo.

Bukti dari kamera jebak juga menunjukkan kucing itu kemungkinan lebih aktif pada malam hari. Namun, penelitian yang tersedia sejauh ini belum memberikan gambaran lengkap mengenai perilaku, pola makan, maupun kehidupannya di habitat alami.

Perhatian terhadap kucing Bolivia itu muncul ketika ciri-ciri yang diamati para peneliti tidak cocok dengan deskripsi kucing harimau yang selama ini tersedia. Menurut Nogales-Ascarrunz, banyak deskripsi sebelumnya didasarkan pada kucing dari Brasil.

'Karakteristiknya tidak sesuai dengan deskripsi, yang sebagian besar didasarkan pada kucing Brasil. Hal ini membuat kami bertanya, kucing harimau apa yang sebenarnya kami miliki di Bolivia?' kata Nogales-Ascarrunz.

Analisis DNA Mengungkap Lima Spesies Berbeda

Jonas Lescroart, ahli biologi evolusi dari University of Antwerp di Belgia sekaligus salah satu pemimpin penelitian, mengatakan kucing harimau termasuk cryptic species atau spesies kriptik. Kelompok tersebut sulit dibedakan hanya berdasarkan penampilan fisiknya.

Untuk memastikan hubungan antarkucing tersebut, tim peneliti menganalisis DNA dari 38 kucing yang diambil sampelnya dari beberapa negara Amerika Selatan. Sampel itu juga mencakup delapan spesimen museum yang digunakan dalam perbandingan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kucing harimau yang sebelumnya sulit dibedakan berdasarkan penampilan ternyata terdiri atas lima spesies yang berbeda secara genetik. Temuan tersebut sekaligus menempatkan kucing Bolivia sebagai spesies tersendiri.

'Kami tidak pernah menyangka kucing harimau Bolivia ini merupakan spesies yang terpisah, dan tidak seorang pun sebelumnya pernah mengusulkannya sebagai hewan yang berbeda, baik sebagai subspesies maupun lainnya,' kata Lescroart.

Garis Keturunan Tilcayo Terpisah 1,4 Juta Tahun Lalu

Analisis genetik yang dilakukan tim menunjukkan garis keturunan tilcayo berpisah dari kucing harimau lainnya sekitar 1,4 juta tahun lalu. Data tersebut menjadi salah satu dasar utama yang mendukung penetapannya sebagai spesies berbeda.

Temuan itu penting karena perbedaan antaranggota kelompok kucing harimau tidak mudah dikenali hanya melalui bentuk tubuh atau pola bulu. Pendekatan genetik memungkinkan peneliti mengidentifikasi hubungan evolusioner yang tidak terlihat dari pengamatan fisik semata.

Penetapan nama Leopardus tilcayo juga mempertahankan istilah tilcayo yang telah digunakan masyarakat lokal untuk menyebut kucing liar tersebut. Spesies itu kini secara formal menjadi bagian dari kelompok kucing harimau Amerika Selatan dengan identitas ilmiah tersendiri.

Peneliti Juga Identifikasi Subspesies Baru di Peru

Selain mendeskripsikan Leopardus tilcayo di Bolivia, tim penelitian juga mengidentifikasi subspesies baru kucing harimau di kawasan Yungas, Peru. Subspesies itu diberi nama Leopardus tigrinus antisuyo.

Nama antisuyo diambil dari Antisuyu, wilayah dalam Kekaisaran Inca lama yang mencakup kawasan tempat subspesies tersebut hidup. Temuan di Bolivia dan Peru tersebut muncul dari penelitian yang sama mengenai keragaman genetik kelompok kucing harimau di Amerika Selatan.

Penelitian tersebut memperlihatkan bahwa kucing harimau yang secara kasatmata dapat terlihat serupa ternyata memiliki keragaman genetik yang lebih kompleks. Untuk tilcayo, penelitian lanjutan masih diperlukan karena informasi mengenai biologi, aktivitas, dan pola kehidupannya di hutan Yungas hingga kini masih terbatas.

Tags: amerika selatanBoliviaCurrent BiologyKucing HarimauKucing LiarLeopardus tilcayoSpesies BaruYungas

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Bank of Japan Naikkan Suku Bunga Jadi 1,25 Persen, Tertinggi dalam 31 Tahun

Bank of Japan Naikkan Suku Bunga Jadi 1,25 Persen, Tertinggi dalam 31 Tahun

by Hendrawan
18 September 2026
0

Bank of Japan menaikkan suku bunga menjadi 1,25 persen, tertinggi dalam 31 tahun, di tengah tekanan inflasi, upah, dan risiko...

Italia Kerahkan Kapal Perang ke Bab al-Mandeb, Tak Tunggu Keputusan Bersama Uni Eropa

Italia Kerahkan Kapal Perang ke Bab al-Mandeb, Tak Tunggu Keputusan Bersama Uni Eropa

by Hendrawan
18 September 2026
0

Italia akan mengerahkan kapal perang untuk melindungi kapal dagangnya di Bab al-Mandeb tanpa menunggu keputusan bersama Uni Eropa.

Australia Akan Tahan Pelanggar Visa, 100 Petugas dan 250 Tempat Detensi Disiapkan

Australia Akan Tahan Pelanggar Visa, 100 Petugas dan 250 Tempat Detensi Disiapkan

by Hendrawan
18 September 2026
0

Australia akan menindak sekitar 77.000 pelanggar visa dengan tambahan 100 petugas dan 250 tempat detensi serta membatasi visa hopping.

Korea Selatan Dorong Dialog AS-Korea Utara, Lee Jae Myung Tolak Kirim Pasukan ke Hormuz

Korea Selatan Dorong Dialog AS-Korea Utara, Lee Jae Myung Tolak Kirim Pasukan ke Hormuz

by Hendrawan
18 September 2026
0

Korea Selatan mendorong dialog AS-Korea Utara, sementara Lee Jae Myung menegaskan tak akan mengirim pasukan ke Selat Hormuz.

Pemilu Parlemen Rusia 2026 Dimulai, 111 Juta Pemilih Tentukan 450 Kursi Duma

Pemilu Parlemen Rusia 2026 Dimulai, 111 Juta Pemilih Tentukan 450 Kursi Duma

by Hendrawan
18 September 2026
0

Pemilu parlemen Rusia 2026 berlangsung 18-20 September untuk memilih 450 anggota Duma di tengah perang Ukraina dan terbatasnya oposisi.

Kosovo Gabung Pasukan Stabilisasi Gaza, Analis Soroti Pengaruh Hubungan dengan AS

Kosovo Gabung Pasukan Stabilisasi Gaza, Analis Soroti Pengaruh Hubungan dengan AS

by Hendrawan
18 September 2026
0

Kosovo bergabung dengan pasukan stabilisasi Gaza. Analis menilai hubungan dengan AS dan Israel menjadi faktor penting dalam kebijakan Pristina.

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Sekda Hulu Sungai Utara Lepas Kontingen NPC Menuju Peparprov Kalsel 2025

Sekda Hulu Sungai Utara Lepas Kontingen NPC Menuju Peparprov Kalsel 2025

12 November 2025
322 Peserta Didik Polri Turun ke 6 Polda, Evaluasi Strategi Pencegahan Karhutla

Polri Kerahkan 322 Peserta Didik untuk Evaluasi Pencegahan Karhutla di Enam Provinsi

8 September 2026
Setahun Prabowo-Gibran, Transformasi Digital Pacu Kinerja Cemerlang Kemenkum : Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas. (Foto: Kementerian Hukum RI)

Kinerja Kemenkum Melesat: 99,68 Persen Layanan Hukum Terselesaikan, PNBP Tembus Rp2,16 Triliun

21 October 2025
Indonesia Siap Pimpin Solusi Iklim Berbasis Hutan di Dunia

Indonesia Siap Pimpin Solusi Iklim Berbasis Hutan di Dunia

26 June 2026

Kemenag DIY Paparkan Kebanggaan Prestasi Madrasah dalam Jogja Leadrship Camp

11 April 2022
Pemda Banggai dan PT Panca Amara Utama Tingkatkan Kualitas Pendidikan PAUD

Pemda Banggai dan PT Panca Amara Utama Tingkatkan Kualitas Pendidikan PAUD

12 November 2025
Pemerintah terus mengakselerasi revitalisasi satuan pendidikan sebagai bagian dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menegaskan bahwa revitalisasi bukan sekadar pembangunan gedung, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan murid Indonesia. (Foto: Dok Kemendikdasmen)

Pemerintah Percepat Revitalisasi Sekolah di Sumbar, Target Rampung Desember

28 September 2025

Artikel Terbaru

: Dua kali sepekan, Nur Syahfatin menyeberangi laut selama sekitar 15 menit dari Pulau Rangsang menuju Pulau Tebingtinggi untuk belajar Al-Qur’an. Ketekunan gadis 13 tahun asal Kepulauan Meranti itu akhirnya membawanya ke panggung MTQ Nasional ke-31 di Semarang sebagai wakil Provinsi Riau. (Foto: Humas Kemenag)

Nur Syahfatin, Peserta MTQ Nasional yang Tekun Menyeberangi Laut

18 September 2026
Spesies Kucing Harimau Baru Ditemukan di Bolivia, Pertama dalam Lebih dari Seabad

Spesies Kucing Harimau Baru Ditemukan di Bolivia, Pertama dalam Lebih dari Seabad

18 September 2026
:

PRA 2026 Dorong RT di Padang Terus Berinovasi

18 September 2026
Bank of Japan Naikkan Suku Bunga Jadi 1,25 Persen, Tertinggi dalam 31 Tahun

Bank of Japan Naikkan Suku Bunga Jadi 1,25 Persen, Tertinggi dalam 31 Tahun

18 September 2026
: Alhamuddin dan Nindi, kakak-adik dari Lombok Tengah yang tumbuh bersama Al-Qur’an. (Foto: Humas Kemenag)

Alhamuddin dan Nindi Tampil di MTQ Nasional Bawa Nama NTB

18 September 2026
: Enam peserta ditetapkan sebagai peserta terbaik ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Ekshibisi perdana ini diikuti 28 peserta Tuli dari 14 komunitas dan menjadi langkah awal pengembangan MTQ yang lebih inklusif. (Foto: Humas Kemenag)

Enam Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional

18 September 2026
Italia Kerahkan Kapal Perang ke Bab al-Mandeb, Tak Tunggu Keputusan Bersama Uni Eropa

Italia Kerahkan Kapal Perang ke Bab al-Mandeb, Tak Tunggu Keputusan Bersama Uni Eropa

18 September 2026

Popular Story

Ka Induk PJR Bocimi: Arus H+1 Lebaran Padat, 15 Ribu Kendaraan Melintas
Peristiwa

Jalur Fungsional Bocimi Padat, 2.675 Kendaraan Melintas H+1 Lebaran

by Aditya
16 September 2026
0

Headline.co.id, Bogor ~ Arus lalu lintas di jalur fungsional Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi)...

Read moreDetails

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya

Kapanewon Depok Buka Kolaborasi Riset Kesehatan UGM

Jadwal MotoGP Austria di Red Bull Ring, Mulai Kamis

Bunda Literasi Kecamatan Seruyan Didorong Perkuat Budaya Membaca

Gempa Bumi M 4,0 Guncang 216 Km Timur Laut Maluku Barat Daya

Kemhan Tutup Rehabilitasi Medik Paripurna RTC Angkatan VII

BPH Migas Pastikan Stok BBM di Sulsel Aman dan Terkendali

Gempa Morowali Magnitudo 3,8 Terjadi di Kedalaman 10 Km

Bantuan Pokok Polwan dan Bhayangkari Kaltim untuk Warga Balikpapan

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.