Headline.co.id, Lamongan ~ Polisi menyelidiki ledakan yang disusul kebakaran di pabrik bata ringan PT Superior Prima Sukses (SPS), Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (17/09/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Insiden itu menyebabkan satu pekerja meninggal dunia di lokasi, sedangkan enam pekerja lainnya mengalami luka bakar dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Untuk mengetahui penyebab ledakan pabrik bata ringan Lamongan tersebut, penyidik Satreskrim Polres Lamongan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengidentifikasi sumber ledakan dan faktor yang memicu kebakaran di area pabrik.
Polisi Olah TKP Ledakan Pabrik Bata Ringan Lamongan
Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Adimas Firmansah membenarkan laporan kecelakaan kerja di PT SPS. Laporan tersebut berkaitan dengan ledakan yang kemudian disusul kebakaran di wilayah Kecamatan Pucuk.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Benar Polres Lamongan telah menerima laporan kejadian kecelakaan kerja di sebuah Perusahaan PT SPS di wilayah Kecamatan Pucuk,” ungkap Adimas, Kamis (17/09/2026).
Setelah kejadian, petugas mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Penyidik juga mengumpulkan informasi dan bukti yang dinilai berkaitan dengan insiden tersebut.
Keterlibatan Tim Labfor Polda Jawa Timur menjadi bagian dari proses penyelidikan. Pemeriksaan laboratorium diharapkan dapat membantu polisi menemukan sumber ledakan serta memastikan faktor yang menyebabkan api melanda area pabrik.
Satu Pekerja Meninggal, Enam Luka Bakar
Akibat ledakan dan kebakaran itu, satu pekerja meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, enam pekerja lainnya mengalami luka bakar dan masih mendapatkan penanganan di rumah sakit.
“Akibat kejadian tersebut 1 orang meninggal dunia dilokasi kejadian dan 6 mengalami luka seluruh korban saat ini berada di Rumah sakit untuk mendapatkan penanganan,” tutur Kasat Reskrim.
Polisi belum menyampaikan penyebab pasti ledakan maupun rangkaian kejadian hingga kebakaran terjadi. Informasi tersebut masih didalami melalui pemeriksaan lokasi serta pengumpulan bukti.
Hasil Pemeriksaan Labfor Jadi Bagian Penyelidikan
Hasil olah TKP dan pemeriksaan Labfor akan digunakan sebagai bagian dari penyelidikan untuk mengetahui penyebab insiden. Polisi juga mendalami faktor yang berkaitan dengan kecelakaan kerja di pabrik tersebut.
Adimas mengatakan penyidik masih menjalankan proses pemeriksaan di lokasi kejadian. Perkembangan penyelidikan akan disampaikan setelah petugas memperoleh informasi lebih lanjut.
“Penyidik kami dari Satreskrim Polres Lamongan sedang melaksanakan olah TKP. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” bebernya.
Hingga pemeriksaan berlangsung, polisi masih mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum ledakan, saat ledakan berlangsung, hingga api melanda area pabrik bata ringan di Desa Warukulon.

















