Headline.co.id, Bandung Barat ~ Balad Nobar Biru di Mateo Coffee & Masakan Teh Hannah, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, tetap berlangsung meriah meski PERSIB kalah 1-2 dari Persija Jakarta, Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti Bobotoh yang berkumpul untuk menyaksikan pertandingan pekan kedua Super League 2026/27 melalui layar bersama. Dukungan diberikan untuk menemani perjuangan Pangeran Biru dalam duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Balad Nobar Biru menjadi ruang bagi Bobotoh di Padalarang dan sekitarnya untuk menikmati pertandingan secara bersama-sama. Antusiasme penonton tetap terasa sejak laga dimulai hingga peluit panjang dibunyikan, meski hasil akhir tidak berpihak kepada PERSIB.
Balad Nobar Biru Diwarnai Ketegangan Pertandingan
Pertandingan berjalan sengit. Persija lebih dulu membuka keunggulan melalui Alexander Jeremejeff pada menit ke-41. Gol tersebut membuat suasana nobar di Mateo Coffee & Masakan Teh Hannah semakin tegang.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
PERSIB kemudian berupaya mengejar ketertinggalan. Harapan Bobotoh kembali muncul setelah Balsa Sekulic mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-81. Skor berubah menjadi 1-1 dan disambut sorakan para penonton yang hadir.
Kedudukan imbang membuat peluang PERSIB untuk membawa pulang poin dari SUGBK kembali terbuka. Namun, momentum tersebut tidak bertahan hingga akhir pertandingan. Ivan Mamut mencetak gol pada masa tambahan waktu sehingga Persija kembali unggul 2-1.
Skor tersebut bertahan sampai pertandingan berakhir. Kekalahan dari Persija menjadi hasil negatif pertama PERSIB setelah sebelumnya mengawali kompetisi dengan kemenangan 3-1 atas PSM Makassar.
Bobotoh Tetap Menikmati Pengalaman Nobar
Hasil pertandingan memang mengecewakan, tetapi suasana di lokasi nobar tetap meninggalkan kesan positif bagi Bobotoh. Iwan, Bobotoh asal Tasikmalaya, mengaku baru pertama kali mengikuti Balad Nobar Biru di Mateo Coffee & Masakan Teh Hannah.
Ia menilai suasana menonton pertandingan di tempat tersebut berlangsung ramai dan seru. Fasilitas yang tersedia juga dinilai membuat pengalaman nobar sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.
“Di sini atmosfer menonton pertandingannya seru dan ramai. Cukup sepadan dengan uang yang dikeluarkan, karena tidak hanya menonton, tapi juga dapat minum dan snack. Tempatnya bagus dan bikin adem cuma sayang aja, PERSIB-nya kalah,” kata Iwan.
Kehadiran Bobotoh dalam kegiatan tersebut juga melampaui perkiraan pemilik Mateo Coffee & Masakan Teh Hannah, Ritawati. Menurut dia, antusiasme yang terlihat menjadi hal positif karena kegiatan nobar itu merupakan pengalaman pertama bagi tempatnya.
Antusiasme Bobotoh di Luar Ekspektasi
Ritawati mengatakan jumlah dan semangat Bobotoh yang hadir berada di luar harapan. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali berlangsung dengan hasil pertandingan yang lebih baik bagi PERSIB.
“Sebenarnya, ini sudah lebih dari yang kami harapkan karena ini (Nobar Biru) juga kan pertama buat kami. Semoga ke depan, PERSIB-nya juga menang,” harap Ritawati.
Dukungan Bobotoh di Mateo Coffee & Masakan Teh Hannah menunjukkan bahwa kecintaan terhadap PERSIB tidak berhenti ketika tim mengalami kekalahan. Sepanjang pertandingan, mereka tetap mengikuti jalannya laga melalui sorakan, ketegangan, hingga kekecewaan saat Persija mencetak gol penentu.
Balad Nobar Biru tidak hanya menjadi agenda menyaksikan pertandingan bersama. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi Bobotoh untuk berkumpul, berbagi pengalaman, dan memberikan dukungan kepada Pangeran Biru meski hasil pertandingan belum sesuai harapan.



















