Headline.co.id, Lumajang ~ Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lumajang menginisiasi acara mini bazaar sebagai wadah bagi perempuan untuk memamerkan dan memasarkan produk keterampilan mereka. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung Kamis lalu bertujuan untuk memberdayakan perempuan agar keterampilan mereka bisa menjadi sumber ekonomi keluarga.
Ketua DWP Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, menekankan pentingnya pemberian ruang bagi perempuan untuk mengembangkan kemampuan mereka. “Perempuan berdaya bukan hanya tentang memiliki keterampilan, tetapi bagaimana keterampilan itu dapat menjadi kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya dalam Rapat Pleno DWP. Kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran untuk mengenali potensi diri, menunjukkan karya, dan membangun kemandirian.
**Pemberdayaan Melalui DWP Berdaya**
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Program DWP Berdaya yang merupakan bagian dari tujuh program prioritas Sapta DWP Kabupaten Lumajang ini didesain untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian perempuan agar bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat. Rahayu menyatakan, ketika keterampilan perempuan dikembangkan menjadi aktivitas produktif, mereka memiliki peluang lebih besar untuk berkontribusi terhadap perekonomian keluarga.
**Sinergi untuk Kesejahteraan**
DWP Kabupaten Lumajang mengharapkan agar Sapta DWP bisa menjadi gerakan bersama yang tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan demikian, diharapkan terjadi peningkatan kualitas perempuan, keluarga, dan masyarakat secara bersamaan. Melalui DWP Berdaya, perempuan di Lumajang diharapkan memiliki ruang untuk berkarya dan memanfaatkan keterampilan mereka secara ekonomi.
Jika dilihat dari perspektif penguatan ekonomi keluarga, program ini memberikan dampak signifikan dalam membuka jalan bagi para perempuan untuk berani tampil dan menjadi bagian aktif dalam kegiatan ekonomi. Ini sejalan dengan misi DWP untuk memberdayakan dan memotivasi perempuan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Program ini tidak hanya memperkenalkan produk, namun juga menyiapkan perempuan untuk lebih mandiri dan percaya diri dalam menghadapi persaingan pasar.


















