Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Viral

Guru SD Pekalongan Viral, Terungkap Cara CCTV Tersembunyi Rekam Kepsek dan Guru di Sekolah

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Viral
Reading Time: 6 mins read
478 31
A A
0
Hubungan Kepsek dan Guru SD Pekalongan Terbongkar, Dindikbud Ambil Tindakan Tegas

Hubungan Kepsek dan Guru SD Pekalongan Terbongkar, Dindikbud Ambil Tindakan Tegas

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Guru SD Pekalongan viral bermula dari rekaman CCTV portabel yang dipasang diam-diam di bagian atap ruang guru.
  • Komite sekolah dan warga memasang CCTV setelah muncul keresahan mengenai perilaku kepala sekolah dan seorang guru.
  • Saim menyebut kamera dibeli secara patungan dengan biaya sekitar Rp200 ribu pada akhir Juli 2026.
  • Pemantauan kurang dari sepekan disebut menghasilkan dua rekaman yang dianggap memperkuat kecurigaan warga.
  • Dindikbud menerima laporan pada 4 Agustus 2026 dan kemudian memeriksa kepala sekolah serta guru tersebut.
  • Kepala sekolah ditarik ke Dindikbud, sedangkan guru perempuan diarahkan mengajar di luar Kecamatan Kedungwuni.

Headline.co.id, Pekalongan ~ Kasus guru SD Pekalongan viral di Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terungkap setelah komite sekolah dan warga memasang kamera CCTV portabel secara diam-diam pada akhir Juli 2026. Kamera disisipkan di atas ruang guru dengan memanfaatkan bagian atap yang rusak, setelah warga mengaku resah terhadap dugaan perilaku seorang kepala sekolah dan guru yang disebut terjadi berulang kali. Pemantauan selama kurang dari sepekan kemudian menghasilkan dua rekaman yang dianggap menguatkan kecurigaan sebelumnya. Salah satu rekaman selanjutnya tersebar di media sosial dan memicu penanganan administratif oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Link Video Viral Fina-Egar Banyuwangi 4 Part Ramai Dicari, Benarkah Asli?
    • 1.2. Video Viral Jombang Hebohkan Warga, 7 Versi Rekaman Syur Disebut Beredar di Media Sosial
  • 2. Atap Ruang Guru yang Rusak Dimanfaatkan untuk Menyisipkan CCTV
  • 3. Warga Patungan Membeli Kamera Setelah Kecurigaan Berulang
  • 4. Dua Rekaman Ditemukan dari Pemantauan Kurang dari Sepekan
  • 5. Video Viral Berujung Pemeriksaan dan Pemindahan Tugas

Tokoh masyarakat sekitar sekolah, Saim, menjelaskan pemasangan CCTV bukan dilakukan secara kebetulan. Menurut dia, inisiatif itu berasal dari warga dan komite sekolah yang sebelumnya telah mendengar serta mengetahui dugaan kedekatan kedua pendidik tersebut.

You might also like

Heboh Link Video Viral Fina-Egar Banyuwangi 4 Part, Ini Fakta yang Terungkap

Link Video Viral Fina-Egar Banyuwangi 4 Part Ramai Dicari, Benarkah Asli?

7 November 2026
Geger 7 Video Syur di Jombang, Awalnya Beredar di Grup Karyawan Pabrik hingga Meluas

Video Viral Jombang Hebohkan Warga, 7 Versi Rekaman Syur Disebut Beredar di Media Sosial

6 November 2026

“Kalau inisiasi ya, warga kami,” ungkap Saim saat dimintai konfirmasi, Selasa, 8 September 2026.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Atap Ruang Guru yang Rusak Dimanfaatkan untuk Menyisipkan CCTV

Saim mengungkapkan kamera ditempatkan pada bagian yang tidak mudah diketahui oleh orang yang berada di dalam ruangan. Bagian atap ruang guru yang mengalami kerusakan dimanfaatkan untuk menyisipkan perangkat tersebut.

“Di ruang guru itu ada atap yang jebol. Itu dimanfaatkan untuk menyisipkan CCTV di atasnya. Jadi yang di ruangan itu juga tidak mengetahui bahwa di atas itu ada CCTV,” ujarnya.

Menurut Saim, pemasangan dilakukan sekitar akhir Juli 2026, sebelum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan. Kamera yang digunakan merupakan CCTV portabel dan keberadaannya tidak diketahui oleh kepala sekolah maupun guru yang menjadi perhatian warga.

Keberadaan kamera tersembunyi itulah yang kemudian menghasilkan Video CCTV Guru Pekalongan dan Video CCTV Kepsek Pekalongan yang menjadi pembicaraan setelah salah satu rekamannya beredar di media sosial.

Warga Patungan Membeli Kamera Setelah Kecurigaan Berulang

Saim menuturkan keputusan memasang kamera didahului keresahan yang telah berlangsung di lingkungan sekitar sekolah. Ia menyebut dugaan perilaku kepala sekolah dan guru tersebut bukan baru sekali menjadi perhatian.

“Itu dilakukan bukan hanya sekali. Bahkan itu sudah menjadi kegiatan rutinitas yang dilakukan setiap hari Rabu dan hari Sabtu,” kata Saim.

Ia juga menyebut sebelum CCTV dipasang, dugaan perilaku keduanya pernah diketahui oleh sejumlah guru dan wali murid. Saat mendapat teguran, keduanya disebut membantah atau mengelak.

“Nah, sempat… Iya, sempat kepergok dengan guru, sempat kepergok dengan wali murid, ketika ditegur itu mengelak,” ungkapnya.

Kondisi tersebut mendorong komite sekolah bersama warga dan karyawan lainnya mencari cara untuk mendapatkan bukti. Kamera kemudian dibeli secara patungan dengan biaya yang menurut Saim sekitar Rp200 ribu.

“Makanya dari komite sekolah ada inisiatif memasang CCTV itu untuk bisa mengambil bukti apa yang dilakukan keduanya,” tutur Saim.

Dua Rekaman Ditemukan dari Pemantauan Kurang dari Sepekan

Setelah kamera terpasang, pemantauan berlangsung kurang dari sepekan. Saim mengatakan terdapat dua rekaman yang dianggap menguatkan kecurigaan masyarakat sebelumnya.

Salah satu rekaman itulah yang kemudian beredar luas di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan kepala sekolah dan guru berada di sebuah ruangan sekolah dalam tindakan yang dinilai tidak pantas. Rekaman lain yang disebut lebih vulgar tidak beredar dan menurut Saim telah disimpan dalam flashdisk serta diamankan pihak sekolah.

Beredarnya video membuat kasus guru SD Pekalongan viral menjadi perhatian masyarakat lebih luas. Salah satu unggahan mengenai rekaman CCTV tersebut muncul melalui akun Facebook Pekalongan Berita. Namun, penanganan terhadap kedua pendidik tidak berhenti pada viralnya rekaman karena Dindikbud telah menerima laporan mengenai kasus itu sejak awal Agustus.

Saim juga menyebut persoalan tersebut mulai berdampak terhadap kegiatan belajar-mengajar karena guru perempuan yang terkait dalam rekaman merupakan guru kelas.

Video Viral Berujung Pemeriksaan dan Pemindahan Tugas

Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid, mengatakan laporan pertama diterima pada 4 Agustus 2026. Setelah menerima laporan, dinas memeriksa kepala sekolah dan guru yang terkait.

“Sebetulnya sudah kami tindak lanjuti. Laporan pertama masuk pada tanggal 4 Agustus. Dinas Pendidikan sudah memeriksa kedua belah pihak, baik kepala sekolah maupun gurunya,” ujar Kholid.

Dindikbud kemudian mengambil langkah administratif pada Agustus 2026. Kepala sekolah ditarik untuk sementara menjalankan tugas di kantor Dindikbud, sedangkan guru perempuan dipindahkan untuk mengajar di sekolah lain dan dipastikan tidak ditempatkan di wilayah Kecamatan Kedungwuni.

“Tidak dua-duanya. Hanya yang berstatus kepala sekolah yang ditarik ke dinas. Untuk guru perempuannya, otomatis dia diarahkan untuk mengajar lagi di salah satu sekolah lain, tapi dipastikan bukan di wilayah Kedungwuni,” terang Kholid.

Kholid menyebut hasil penanganan sementara menunjukkan indikasi yang mengarah pada kebenaran rekaman yang beredar. Meski demikian, proses penjatuhan sanksi tetap dilakukan melalui pemeriksaan tim khusus.

“Ya, indikasinya ke arah sana. Intinya begitu,” katanya.

Tim Dindikbud selanjutnya akan menyusun rekomendasi mengenai tingkat sanksi yang dapat berupa hukuman ringan, sedang, maupun berat. Kholid berharap laporan pemeriksaan dapat selesai sekitar satu minggu agar hasilnya dapat segera disampaikan kepada publik dan pihak yang bersangkutan.

Sementara itu, Aliansi Masyarakat Desa Langkap berencana mendatangi Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada Jumat, 11 September 2026. Warga meminta penanganan yang tegas terhadap persoalan yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut.

“Tujuannya mendesak dinas terkait memberikan sanksi tegas terhadap pelaku, terhadap oknum kepala sekolah yang melakukan tindakan asusila di lingkungan sekolah,” ujar Saim.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: CCTV SekolahGuru SD Pekalongan ViralKepsek PekalonganSD LangkapVideo CCTV Guru Pekalongan

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Heboh Link Video Viral Fina-Egar Banyuwangi 4 Part, Ini Fakta yang Terungkap

Link Video Viral Fina-Egar Banyuwangi 4 Part Ramai Dicari, Benarkah Asli?

by Hendrawan
7 November 2026
0

Headline.co.id, Banyuwangi ~ Pencarian link video viral Fina-Egar Banyuwangi ramai menjadi perbincangan di media sosial setelah muncul klaim mengenai rekaman...

Geger 7 Video Syur di Jombang, Awalnya Beredar di Grup Karyawan Pabrik hingga Meluas

Video Viral Jombang Hebohkan Warga, 7 Versi Rekaman Syur Disebut Beredar di Media Sosial

by Hendrawan
6 November 2026
0

Headline.co.id, Jombang ~ Satreskrim Polres Jombang menangkap seorang pria yang diduga membuat sekaligus menyebarkan video syur yang viral di Jombang,...

Link Video Karyawan HWI Viral 9 Menit 48 Detik Diburu, Berisi 4 Rekaman

Link Video Viral Karyawan HWI Jepara 9 Menit 48 Detik Jadi Buruan Warganet TikTok, Ini Kronologinya

by Hendrawan
5 November 2026
0

Headline.co.id, Jepara ~ Link video viral yang dikaitkan dengan seorang perempuan yang disebut sebagai karyawan PT HWI Jepara menjadi buruan...

Video Viral Diduga Karyawan HWI Jepara Durasi 6 Menit Ramai di TikTok

Heboh Video Viral Karyawan HWI Jepara 6 Menit di Tiktok, Identitas Sosok dalam Rekaman Masih Misterius

by Hendrawan
5 November 2026
0

Headline.co.id, Jepara ~ Isu video berdurasi sekitar enam menit yang dikaitkan dengan seorang karyawan HWI di Jepara menjadi perbincangan di...

Warga Ponjong Gunungkidul Geger, Video Asusila Diduga Melibatkan Anak Beredar Lewat WhatsApp

Geger Video Asusila Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur Dijual di Ponjong Gunungkidul

by Hendrawan
4 November 2026
0

Headline.co.id, Gunungkidul ~ Dugaan penjualan video asusila dengan harga Rp5.000 per video menghebohkan warga Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa...

Link Video Karyawan HWI Jepara Viral 9 Menit 48 Detik Diburu Netizen

Link Video Karyawan HWI Jepara 9 Menit 48 Detik Viral, Link Download Ramai Diburu Netizen

by Hendrawan
2 November 2026
0

Headline.co.id, Jepara ~ Isu video viral yang dikaitkan dengan seorang perempuan yang disebut sebagai karyawan HWI Jepara menjadi perbincangan di...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Pemkab Bener Meriah dan IAIN Takengon Jalin Kerja Sama Pengembangan SDM

Pemkab Bener Meriah dan IAIN Takengon Jalin Kerja Sama Pengembangan SDM

4 June 2026
Pieter Huistra, Jalani Kompetisi Bertahap, Laga demi Laga

Pieter Huistra Fokus Laga demi Laga Bersama PSS Sleman

6 October 2026
Syarat Pendaftaran Merek

Mau daftar Merek? Ini Syarat, ketentuan hingga Kesalahan yang kamu wajib tau

25 April 2025

Update Perkembangan Kasus Positif Corona WNI di Luar Negeri Kamis 30 April 2020: Menjadi 215 Sembuh, 32 Meninggal

30 April 2020

JPPI Ungkap Program Makan Siang Gratis Diduga Bermotif Pencitraan Politik

7 August 2024
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

5 July 2026
: Personel Polri saat apel gelar pasukan di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya/ (Dok. Divhumas Polri)

Polri Siapkan Pengamanan Berlapis FIFA ASEAN Cup 2026

23 September 2026

Artikel Terbaru

Polisi Ungkap Nasib Pria Pembawa Senjata Tajam yang Viral saat Kericuhan Demo Jogja

Viral Pria Bawa Senjata Tajam saat Kericuhan di Malioboro, Polresta Yogyakarta Tetapkan Tersangka

7 November 2026
Dukung Perjuangan Persib Lawan Java United Lewat Nobar Biru

Nobar Biru PERSIB Digelar Jelang Lawan Java United

7 November 2026
Siaran Pers: Kemenpar Bidik Wisatawan Berdaya Beli Tinggi melalui “Nusantara Luxury Exchange”

Kemenpar Bidik Wisatawan Affluent Lewat Nusantara Luxury Exchange

7 November 2026
Gorontalo Siapkan Arah Kebijakan Ketenagaan Kesehatan 2027

Gorontalo Susun Kebijakan Ketenagaan Kesehatan 2027

7 November 2026
BGN Tidak Wajibkan SPPG Kurangi Relawan, Biaya Operasional Dibatasi Rp3.000 per Penerima Manfaat

BGN Tak Wajibkan SPPG Kurangi Relawan, Pagu Rp3.000

7 November 2026
PSS Siap Hadapi Bhayangkara FC

PSS Sleman Siap Hadapi Bhayangkara FC di Maguwoharjo

7 November 2026
Dua Remaja Kecelakaan N-Max di Jalan Padjajaran Sleman, Satu Korban Patah Kaki

N-Max Diduga Lawan Arus hingga Tabrak Pembatas Jalan di Sleman, Polisi Selidiki Potensi Tilang

7 November 2026

Popular Story

25.158 KK Telah Mendaftar Perlinsos di Koto Tangah, Warga Diimbau Segera Memanfaatkan Perpanjangan Waktu
Nasional

Pendaftaran Perlinsos Koto Tangah Capai 25.158 KK

by Aditya
2 November 2026
0

Headline.co.id, Padang ~ Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mencatat 25.158 kepala keluarga...

Read moreDetails

287.300 NIK Penerima Manfaat Zakat Masuk Simzat

Keselamatan Pengemudi Jadi Fokus Kakorlantas Polri di Harlah RBPI

Teknologi Digital Budidaya Kerapu Lamongan Hemat Pakan 20 Persen

Persib Menang di Australia, Menalo: Kami Kejutkan Mereka

Jaringan Telekomunikasi Jadi Kunci Percepatan AI di Indonesia

BKN Dorong Banggai Kepulauan Perkuat Layanan dan Potensi Ekonomi

Kebakaran TPA Degayu Ditangani dengan Alat Injeksi Khusus

KPK Perkuat APIP untuk Cegah Korupsi dari Perencanaan

Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Jadi Acuan Kemenhub

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.