Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Menteri Nezar Patria menekankan pentingnya bagi Aceh untuk mengubah posisi strategis Selat Malaka menjadi kekuatan ekonomi digital. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah acara di Banda Aceh pada Senin, 7 September 2026. Nezar menyoroti potensi besar yang dimiliki Aceh mengingat letaknya yang strategis di jalur perdagangan internasional.
Menurut Nezar, Selat Malaka merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, dan Aceh memiliki peluang untuk memanfaatkan posisi ini guna memperkuat ekonomi digitalnya. “Aceh harus bisa memanfaatkan posisi strategis ini untuk mengembangkan ekonomi digital yang lebih kuat,” ujar Nezar. Ia menambahkan bahwa pengembangan infrastruktur digital dan peningkatan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.
Nezar juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan visi ini. Ia menyarankan agar Aceh membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. “Kerja sama yang baik semua pihak akan mempercepat transformasi digital di Aceh,” katanya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah tindak lanjut, Nezar mengusulkan pembentukan tim khusus yang akan fokus pada pengembangan ekonomi digital di Aceh. Tim ini diharapkan dapat merumuskan strategi dan kebijakan yang tepat untuk memanfaatkan potensi Selat Malaka secara optimal. Dengan demikian, Aceh dapat menjadi pusat ekonomi digital yang signifikan di kawasan ini.




















