Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Mobile JKN dan PANDAWA Permudah Peserta Urus Administrasi BPJS Kesehatan

Saddam by Saddam
2 months ago
in Kesehatan
Reading Time: 9 mins read
416 8
A A
0
informasi fasilitas kesehatan

informasi fasilitas kesehatan (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jember ~ Mobile JKN dan PANDAWA menjadi dua kanal layanan digital yang membantu peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengurus berbagai kebutuhan administrasi BPJS Kesehatan melalui telepon genggam. Sejumlah peserta di Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, memanfaatkan kedua layanan tersebut untuk memeriksa status kepesertaan, memperoleh informasi JKN, hingga mengurus kebutuhan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan. Kemudahan akses tersebut dinilai membantu peserta memastikan perlindungan kesehatannya tetap berjalan ketika sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan medis.

Contents

    • 0.1. Gangguan Pencernaan Menetap Jangan Diabaikan, Ini Tandanya
    • 0.2. Kemenkes Ungkap Bahaya Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan Mata
  • 1. Mulyono Manfaatkan Mobile JKN dan PANDAWA
  • 2. Mobile JKN Bisa Diakses Kapan Saja
  • 3. Puput Gunakan Kanal Digital Setelah Beralih Jadi Peserta Mandiri
  • 4. Peserta Bisa Cek Status Kepesertaan dari HP
  • 5. PANDAWA Jadi Pilihan bagi Peserta yang Membutuhkan Layanan WhatsApp
  • 6. Digitalisasi JKN Dirasakan Peserta Ibu Rumah Tangga
  • 7. Administrasi Digital Juga Membantu Persiapan Sebelum Berobat
  • 8. Peserta Bisa Minta Bantuan jika Mengalami Kendala
  • 9. Mobile JKN Tak Hanya untuk Administrasi
  • 10. Kemudahan Digital Dorong Peserta Lebih Mandiri

Mobile JKN memungkinkan peserta mengakses sejumlah informasi kepesertaan secara mandiri melalui aplikasi, sedangkan PANDAWA memberikan layanan administrasi melalui WhatsApp di nomor 08118165165. Kedua kanal tersebut memberikan pilihan bagi peserta dalam memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing.

You might also like

Dokter Ingatkan Masyarakat Agar Tidak Mengabaikan Gangguan Pencernaan

Gangguan Pencernaan Menetap Jangan Diabaikan, Ini Tandanya

20 October 2026
Kemenkes Wanti-Wanti Bahaya Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan Mata

Kemenkes Ungkap Bahaya Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan Mata

17 October 2026

Pemanfaatan Mobile JKN dan PANDAWA juga membantu peserta mengetahui status kepesertaan sebelum datang ke fasilitas kesehatan. Dengan informasi yang dapat diperoleh dari rumah, peserta dapat lebih awal memastikan kepesertaan tetap aktif dan menghindari kebingungan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Mulyono Manfaatkan Mobile JKN dan PANDAWA

Mulyono (60), warga Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, menjadi salah satu peserta yang merasakan manfaat layanan administrasi digital BPJS Kesehatan.

Ia mengaku selalu memastikan kepesertaan JKN miliknya tetap aktif karena perlindungan kesehatan dinilai penting bagi dirinya dan keluarga.

“Tidak ada yang tahu kapan sakit datang. Karena itu, saya selalu memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif. Dengan begitu, ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, saya merasa lebih tenang karena sudah memiliki jaminan melalui Program JKN,” ujar Mulyono.

Mulyono sebelumnya tercatat sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBI JK.

Setelah kepesertaannya tidak lagi aktif, ia memutuskan melanjutkan perlindungan kesehatan sebagai peserta mandiri dan memilih kelas perawatan I.

“Program JKN sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga. Karena itu, setelah tidak lagi menjadi peserta PBI JK, saya memutuskan untuk melanjutkan kepesertaan secara mandiri. Saya ingin tetap memiliki perlindungan kesehatan dan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan saat membutuhkannya,” katanya.

Dalam mengelola kepesertaannya, Mulyono memanfaatkan kanal layanan digital yang disediakan BPJS Kesehatan.

Salah satunya adalah PANDAWA atau Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp di nomor 08118165165.

Menurut Mulyono, keberadaan PANDAWA memudahkan peserta ketika ingin memeriksa status kepesertaan maupun mengurus kebutuhan administrasi tanpa harus mendatangi kantor BPJS Kesehatan.

Mobile JKN Bisa Diakses Kapan Saja

Selain PANDAWA, Mulyono juga menggunakan Aplikasi Mobile JKN.

Ia menilai aplikasi tersebut praktis karena dapat diakses kapan saja dan di mana saja melalui ponsel.

Peserta dapat melihat status kepesertaan, data anggota keluarga, fasilitas kesehatan tempat terdaftar, serta berbagai informasi terkait Program JKN.

“Sekarang semuanya lebih mudah. Melalui Mobile JKN, saya bisa mengecek status kepesertaan kapan saja dan di mana saja. Informasi yang saya butuhkan juga tersedia, sehingga saya tidak perlu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan,” ujar Mulyono.

Kemampuan memeriksa status kepesertaan secara mandiri menjadi salah satu hal yang dianggap penting oleh Mulyono.

Menurutnya, peserta perlu mengetahui status kepesertaan sebelum membutuhkan pelayanan kesehatan sehingga persoalan administrasi dapat diketahui lebih awal.

Puput Gunakan Kanal Digital Setelah Beralih Jadi Peserta Mandiri

Pengalaman serupa dirasakan Puput Rianingsih (25), warga Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

Puput sebelumnya tercatat sebagai peserta PBI sebelum kemudian menjadi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah atau PBPU yang biasa disebut peserta mandiri.

Pada awal proses peralihan, Puput mengaku belum mengetahui tata cara perubahan status kepesertaan.

Ia kemudian memperoleh informasi setelah memanfaatkan layanan BPJS Keliling.

“Awalnya saya agak bingung dengan proses peralihan ini karena belum memahami cara mengurusnya. Setelah mengetahui adanya layanan BPJS Keliling, saya langsung memanfaatkannya karena prosesnya mudah dan lokasinya dekat dengan tempat tinggal saya. Saya berharap layanan ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak titik agar semakin banyak peserta yang terbantu,” ujar Puput.

Setelah memperoleh penjelasan dari petugas, Puput mengetahui bahwa sejumlah kebutuhan administrasi dapat dilakukan melalui ponsel.

Peserta dapat memanfaatkan Mobile JKN maupun PANDAWA untuk mendapatkan informasi dan mengurus kebutuhan terkait kepesertaan.

“Sekarang informasi sangat mudah diakses. Status kepesertaan bisa dicek melalui Mobile JKN, PANDAWA, atau Care Center 165. Dengan begitu, kita bisa memastikan kepesertaan tetap aktif sebelum berobat dan merasa lebih tenang saat membutuhkan pelayanan kesehatan,” ucap Puput.

Peserta Bisa Cek Status Kepesertaan dari HP

Melalui Mobile JKN, peserta dapat memeriksa status kepesertaan tanpa harus mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan.

Peserta terlebih dahulu masuk ke aplikasi menggunakan NIK atau nomor kartu JKN sesuai identitas yang digunakan.

Setelah berhasil masuk, peserta dapat membuka menu Info Peserta untuk mengetahui data kepesertaan.

Informasi yang ditampilkan mencakup nama peserta, status kepesertaan, nomor JKN, tanggal lahir, serta fasilitas kesehatan tingkat pertama tempat peserta terdaftar.

Peserta juga dapat memeriksa informasi terkait iuran melalui menu yang tersedia dalam aplikasi.

Sementara untuk mengetahui riwayat pembayaran, peserta dapat menggunakan menu Info Riwayat Pembayaran.

Jika belum memiliki akun Mobile JKN, peserta perlu melakukan pendaftaran dengan menyiapkan NIK, nama, tanggal lahir, captcha, dan nomor telepon aktif untuk proses verifikasi.

Ketepatan memasukkan NIK, nomor kartu JKN, kata sandi, dan captcha menjadi penting agar peserta tidak mengalami kendala ketika masuk ke aplikasi.

PANDAWA Jadi Pilihan bagi Peserta yang Membutuhkan Layanan WhatsApp

Tidak semua peserta harus mengandalkan aplikasi untuk memperoleh layanan administrasi.

BPJS Kesehatan juga menyediakan PANDAWA melalui WhatsApp di nomor 08118165165.

Kanal tersebut memungkinkan peserta mengakses layanan administrasi menggunakan aplikasi percakapan yang umum digunakan sehari-hari.

Bagi Mulyono, keberadaan PANDAWA menjadi alternatif ketika peserta membutuhkan layanan tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Kombinasi layanan aplikasi dan WhatsApp juga memberikan pilihan lebih luas bagi peserta dalam menyesuaikan cara mengakses informasi.

Peserta yang terbiasa menggunakan aplikasi dapat memanfaatkan Mobile JKN, sementara kanal PANDAWA dapat digunakan untuk kebutuhan administrasi melalui WhatsApp.

Digitalisasi JKN Dirasakan Peserta Ibu Rumah Tangga

Kemudahan layanan digital juga dirasakan Ayyul Fariqoyyini Nadia (26), ibu rumah tangga asal Kalisat, Jember, yang merupakan peserta segmen PBI Jaminan Kesehatan.

Menurut Ayyul, digitalisasi layanan membuat sejumlah keperluan yang sebelumnya perlu dilakukan secara langsung kini dapat diselesaikan melalui telepon genggam.

“Saya tidak perlu lagi datang ke kantor BPJS Kesehatan. Semua bisa diakses dari rumah, sehingga urusan administrasi Program JKN menjadi jauh lebih efisien. Saya dapat memeriksa status kepesertaan, memperbarui data pribadi, mengambil antrean online di fasilitas kesehatan, hingga memperoleh informasi layanan melalui ponsel,” kata Ayyul.

Menurut Ayyul, fitur yang tersedia dalam Mobile JKN cukup mudah dipahami.

Selain membantu administrasi, aplikasi tersebut juga dapat digunakan ketika peserta ingin mengambil antrean online sebelum datang ke fasilitas kesehatan.

“Lewat satu aplikasi, saya bisa mengakses berbagai layanan yang sebelumnya harus diurus secara langsung. Semuanya jadi lebih mudah. Saya dapat mendaftar antrean dari rumah sehingga tidak perlu menunggu lama di fasilitas kesehatan. Ini sangat membantu, terutama saat saya harus membawa anak,” ucapnya.

Administrasi Digital Juga Membantu Persiapan Sebelum Berobat

Kemudahan memperoleh informasi kepesertaan dari rumah memiliki manfaat lain, yakni membantu peserta mempersiapkan diri sebelum mengakses pelayanan kesehatan.

Puput menilai peserta tidak cukup hanya mengetahui bahwa dirinya terdaftar dalam Program JKN.

Status kepesertaan juga harus dipastikan aktif.

Bagi peserta mandiri, kedisiplinan membayar iuran menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar kepesertaan dapat digunakan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Selain itu, peserta juga perlu memahami alur pelayanan kesehatan yang berlaku.

Untuk keluhan yang tidak termasuk kondisi gawat darurat, peserta dapat terlebih dahulu memperoleh pelayanan melalui Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama atau FKTP tempat dirinya terdaftar.

Dalam keadaan gawat darurat, peserta dapat langsung menuju instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat.

“Kalau kita sudah memahami alurnya sejak awal, proses berobat jadi lebih mudah dan kita tidak perlu khawatir. Jadi, penting bagi kita sebagai peserta untuk memahami prosedurnya agar tidak bingung saat membutuhkan pelayanan kesehatan. Kalau kondisi gawat darurat, kita bisa langsung menuju IGD rumah sakit terdekat,” tutur Puput.

Peserta Bisa Minta Bantuan jika Mengalami Kendala

Selain menggunakan Mobile JKN, PANDAWA, maupun Care Center 165, peserta yang mengalami kendala ketika berada di rumah sakit juga dapat meminta bantuan melalui petugas yang tersedia.

Puput menyebut peserta dapat menghubungi Petugas BPJS SATU maupun Petugas Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan atau PIPP di rumah sakit.

“Sebagai peserta, saya merasa sangat terbantu karena ada petugas yang bisa dihubungi ketika membutuhkan informasi. Kalau mengalami kendala, sebaiknya jangan ragu untuk menyampaikannya agar bisa segera dibantu,” katanya.

Menurut Puput, pemahaman terhadap kepesertaan dan prosedur pelayanan menjadi penting agar manfaat Program JKN dapat diperoleh secara maksimal.

“JKN sudah banyak membantu saya dan keluarga. Harapan saya, peserta semakin peduli dengan status kepesertaannya, memahami prosedur yang berlaku, dan tetap sabar saat mendapatkan pelayanan. Dengan begitu, manfaat JKN bisa dirasakan dengan maksimal oleh semua peserta,” tutup Puput.

Mobile JKN Tak Hanya untuk Administrasi

Fungsi Mobile JKN juga dirasakan dalam pengaturan akses menuju fasilitas kesehatan.

Di Kabupaten Maluku Tenggara, Kepala Dinas Kesehatan Muchsin Rahayaan menyampaikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi tersebut untuk memperoleh nomor antrean sebelum datang ke Puskesmas.

Menurut Muchsin, pelayanan Puskesmas mengikuti jenis layanan dan jam kerja masing-masing fasilitas.

“Tugas Puskesmas itu memang terikat pada jam kerja. Ada Puskesmas yang rawat inap dan ada yang rawat jalan. Rawat jalan ini kan ada jam kerja,” kata Muchsin, Sabtu, 5 September 2026.

Pemanfaatan antrean digital melalui Mobile JKN dinilai dapat membantu masyarakat mengatur waktu kedatangan.

“Mobile JKN itu tidak perlu menunggu lama-lama antre, tetapi cukup dengan handphone bisa langsung mengambil nomor antrean pada Mobile JKN,” ujarnya.

Masyarakat dapat melihat pilihan antrean yang tersedia dan menyesuaikan waktu kedatangan dengan jadwal pelayanan.

Kemudahan Digital Dorong Peserta Lebih Mandiri

Pengalaman Mulyono, Puput, dan Ayyul memperlihatkan bagaimana digitalisasi pelayanan JKN memberikan lebih banyak pilihan bagi peserta dalam mengelola kepesertaannya.

Mobile JKN memberikan akses mandiri melalui aplikasi, sedangkan PANDAWA menyediakan layanan administrasi melalui WhatsApp.

Keberadaan kedua kanal tersebut membuat sejumlah urusan yang sebelumnya membutuhkan kunjungan langsung dapat dilakukan dari rumah menggunakan telepon genggam.

Bagi Ayyul, kemudahan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dapat mempercepat pelayanan sekaligus membuat akses informasi lebih praktis bagi masyarakat.

“Transformasi digital seperti ini benar-benar membantu mempercepat akses layanan kesehatan. Ini langkah tepat untuk memenuhi harapan masyarakat saat ini. Awalnya saya pikir akan ribet, tetapi ternyata mudah sekali. Sekarang saya bahkan sering membantu tetangga yang belum tahu cara menggunakannya. Kalau saya bisa, ibu-ibu lain pasti juga bisa,” ujar Ayyul.

Sementara bagi Mulyono, kemudahan memperoleh informasi melalui Mobile JKN maupun kanal administrasi digital membuat peserta tidak harus selalu datang ke kantor hanya untuk memastikan kondisi kepesertaannya.

Pemanfaatan Mobile JKN dan PANDAWA pada akhirnya tidak hanya mempermudah administrasi, tetapi juga membantu peserta lebih siap memastikan status JKN tetap aktif sebelum membutuhkan pelayanan kesehatan.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: BPJS KesehatanMobile JKN dan PANDAWAPenerima Bantuan Iuran Jaminan KesehatanProgram Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Dokter Ingatkan Masyarakat Agar Tidak Mengabaikan Gangguan Pencernaan

Gangguan Pencernaan Menetap Jangan Diabaikan, Ini Tandanya

by Redaksi Jateng
20 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Dokter mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gangguan pencernaan yang berlangsung terus-menerus. Imbauan tersebut disampaikan pada 20 Oktober...

Kemenkes Wanti-Wanti Bahaya Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan Mata

Kemenkes Ungkap Bahaya Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan Mata

by Redaksi Jateng
17 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat mengenai bahaya kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan mata. Paparan...

Ilustrasi proses produksi produk herbal melalui jasa maklon, mulai dari konsultasi, pemilihan bahan baku

Tahapan-Tahapan Produksi Melalui Jasa Maklon Herbal

by Hendrawan
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Memproduksi produk herbal sudah lebih mudah dibandingkan dulu karena ada jasa maklon herbal yang dapat membantu pelaku...

Ramai Pamer RHR Rendah, Apakah Tanda Jantung Lebih Sehat?

RHR Rendah Tak Selalu Berarti Jantung Lebih Sehat

by Redaksi Jateng
16 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Resting heart rate (RHR) atau detak jantung istirahat menjadi angka yang ramai dipamerkan karena dianggap menunjukkan kondisi...

Mayoritas Pengguna Internet Anak Muda, Kemenkes Soroti Dampak Media Sosial terhadap Kecemasan

Kemenkes Soroti Kaitannya Media Sosial dengan Kecemasan Anak Muda

by Redaksi Jateng
15 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Penggunaan media sosial berkaitan dengan tingkat kecemasan anak muda di Indonesia. Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian...

Jangan Beri Telur Mentah atau Setengah Matang untuk Bayi, Ini Alasan Dokter

Jangan Beri Telur Mentah untuk Bayi, Ini Risiko Salmonella

by Redaksi Jateng
14 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Orang tua dianjurkan tidak memberikan telur mentah atau setengah matang kepada bayi dan anak, terutama saat telur...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Sinergi TNI dan Satgas Damai Cartenz Diperkuat di Puncak Jaya

Sinergi TNI dan Satgas Damai Cartenz Diperkuat di Puncak Jaya

8 February 2026
Menhan Sjafrie Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo

Menhan Sjafrie Sambut Jenazah Jenderal TNI Purn. Subagyo

21 October 2026
Presiden Prabowo Dijadwalkan Beri Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat

Presiden Prabowo Dijadwalkan Beri Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat

19 August 2025
IHSG RI Anjlok, BEI Tegaskan Pasar Modal Indonesia Masih Layak Jadi Emerging Market

IHSG RI Tertekan, MSCI Buka Peluang Turunkan Status Pasar Indonesia Jadi Standalone Market

19 October 2026
Deden Apriandhi Resmi Jabat Sekda Banten, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis dalam Sinergi Program Prioritas

Deden Apriandhi Resmi Jabat Sekda Banten, Andra Soni Tegaskan Peran Strategis dalam Sinergi Program Prioritas

9 July 2025
Album Asia: Melodi Ayah, Memperingati Ikatan Ayah-Anak di Nepal

Album Asia: Doa untuk Ayah, Merayakan Hari Ayah di Nepal

4 September 2024
Tim Inafis Polresta Yogyakarta Melakukan Evakuasi Korban Gantung diri di Gondomanan Jogja

Pria di Gondomanan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Karena Masalah Ekonomi

30 May 2025

Artikel Terbaru

Kemenpar Sukses Gelar Mega FAM Trip WITF 2026 Ajak Mitra Global Rasakan Indonesia yang Autentik

Mega FAM Trip WITF 2026 Kenalkan Destinasi Indonesia ke Mitra Global

22 October 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3.4 Guncang Sarmi, Papua

Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Utara Sarmi, Papua

22 October 2026
Polda Sumut Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Medan, 29 Orang Diamankan

Polda Sumut Amankan 29 Orang dari Penggerebekan Lokasi Narkoba

22 October 2026
Berita Terkini

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Karhutla

22 October 2026
Drama Dua Penalti di Menit Akhir, Persebaya Takluk Lawan PSM

Persebaya Kalah 0-1 dari PSM, Dua Penalti Gagal di Injury Time

22 October 2026
Berita Terkini

Kemenhut Siapkan 5.000 ASN Hadapi Ancaman Karhutla 2026

22 October 2026
Dukung Zero ODOL 2027, PJR BSD Korlantas Polri dan Stakeholder Gelar Patroli Edukatif

Patroli Edukatif PJR BSD Dukung Zero ODOL 2027

22 October 2026

Popular Story

Berita Terkini
Pemerintah

Food Security Expo Lumajang 2026 Promosikan Pangan Lokal

by Dani
17 October 2026
0

Headline.co.id, Lumajang ~ Food Security Expo Lumajang 2026 digelar di Alun-Alun Lumajang,...

Read moreDetails

Arema FC Waspadai Kebangkitan Garudayaksa di Bogor

Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Selatan Jember pada Senin Pagi

BSSN Dorong Migrasi Kriptografi Pasca-Kuantum Hadapi Q-Day

FPMK 2026 Dorong Pariwisata dan Ekonomi Maluku Tenggara

Polisi Sita 47 Senjata Tajam dan Barang Bukti Narkoba di Kampung Ambon

Gempa Bumi Magnitudo 5.1 Guncang Maluku Barat Daya

WITF 2026 Perluas Akses Pasar Pariwisata Indonesia

Korlantas Polri Salurkan Sembako untuk Pemulung di TPS Rawajati

Gemini AI dan Nilai GREAT Jadi Fondasi Transformasi Universitas Alma Ata Menuju World-Class University

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.