Headline.co.id ~ Kementerian Pariwisata menyelenggarakan Mega Familiarization Trip (Mega FAM Trip) WITF 2026 pada 10–17 Oktober 2026 untuk memperkenalkan pengalaman wisata autentik Indonesia kepada mitra industri perjalanan internasional. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 itu berlangsung melalui empat rute destinasi di Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara. Program tersebut dirancang untuk membuka peluang kerja sama bisnis serta mendorong pengembangan paket wisata Indonesia di pasar internasional.
Mengusung kampanye #GoBeyondOrdinary, Mega FAM Trip WITF 2026 mengajak mitra global melihat langsung kekayaan alam, budaya, tradisi, dan keunikan destinasi Nusantara. Setelah menjelajahi sejumlah daerah, peserta mengikuti WITF 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, yang dimulai pada 15 Oktober 2026, serta sesi Business Matching dan Farewell Dinner di Hotel Borobudur Jakarta.
Strategi promosi melalui pengalaman langsung
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mengatakan, integrasi perjalanan pengenalan destinasi dengan pameran pariwisata menjadi strategi untuk mempertemukan mitra internasional dengan pelaku industri pariwisata Indonesia.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Melalui perpaduan kunjungan langsung ke destinasi dan kegiatan pameran, para pelaku industri perjalanan internasional tidak hanya memperoleh pengalaman autentik tentang kekayaan pariwisata Indonesia, tetapi juga berkesempatan menyusun paket wisata baru yang inovatif dan berdaya saing,” kata Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Menurut dia, pengalaman langsung membantu mitra perjalanan internasional memahami karakter destinasi, keunikan budaya, serta potensi produk wisata yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan dari berbagai negara.
Ni Made Ayu Marthini berharap kegiatan tersebut memperluas jejaring kemitraan bisnis dan menghasilkan kerja sama berkelanjutan industri pariwisata nasional dan mitra perjalanan global. Dengan demikian, semakin banyak destinasi Indonesia memiliki peluang menjangkau pasar internasional.
Empat rute kenalkan keragaman destinasi Indonesia
Mega FAM Trip WITF 2026 menghadirkan empat rute perjalanan yang dirancang untuk menunjukkan keragaman bentang alam, budaya, tradisi masyarakat, dan daya tarik wisata Indonesia.
Di Belitung, peserta menikmati wisata bahari melalui aktivitas island hopping. Mereka menjelajahi gugusan pulau dengan formasi batu granit ikonik yang menjadi salah satu ciri khas destinasi tersebut.
Rute Jawa Barat mencakup kawasan pegunungan Puncak, Bogor, dan Bandung. Peserta menikmati kesejukan alam Puncak dan Bogor, kemudian menjelajahi Bandung yang memadukan panorama alam, budaya Sunda, kreativitas masyarakat, serta kuliner khas daerah.
Di Jawa Timur, perjalanan membawa peserta menyaksikan lanskap vulkanis Gunung Bromo yang berpadu dengan kearifan lokal masyarakat Tengger. Rute tersebut berlanjut ke Kota Batu dengan kesejukan alam dan wisata kulinernya, serta Surabaya yang menawarkan wisata sejarah, warisan budaya, dan gastronomi perkotaan.
Sementara itu, rute Sulawesi Utara memperkenalkan Manado dan Likupang melalui pengalaman menjelajahi keanekaragaman hayati, menikmati kuliner daerah, serta mengenal tradisi dan keramahan masyarakat setempat.
Keempat rute tersebut memberikan gambaran mengenai pilihan pengalaman wisata Indonesia, mulai dari wisata bahari, alam pegunungan, budaya, sejarah, hingga gastronomi. Keragaman itu menjadi modal bagi mitra internasional untuk merancang produk perjalanan sesuai karakter dan minat wisatawan global.
Eksplorasi Jakarta dan peluang kerja sama bisnis
Setelah menyelesaikan perjalanan di berbagai destinasi, seluruh peserta kembali ke Jakarta untuk mengikuti WITF 2026 di JIExpo Kemayoran. Forum tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih jauh produk wisata Indonesia dan berkomunikasi langsung dengan pelaku industri pariwisata nasional.
Pada 16 Oktober 2026, peserta juga mengunjungi Kota Tua, Pelabuhan Sunda Kelapa, Up at Thamrin Nine, Masjid Istiqlal, dan Gereja Katedral. Kunjungan itu memperkenalkan Jakarta melalui perpaduan sejarah, budaya, kehidupan beragama, dan perkembangan kawasan perkotaan modern.
Sebagai puncak kegiatan, Kementerian Pariwisata menggelar Business Matching dan Farewell Dinner di Hotel Borobudur Jakarta. Business Matching menjadi wadah bagi mitra internasional dan pelaku industri pariwisata nasional untuk bertemu, menjajaki kemitraan, serta membuka peluang pengembangan dan pemasaran paket wisata Indonesia di pasar global.
Adapun Farewell Dinner diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta dan mitra kolaborator yang mendukung rangkaian Mega FAM Trip WITF 2026.
Kolaborasi lintas sektor
Pelaksanaan kegiatan didukung Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, pemerintah daerah, maskapai penerbangan, industri perjalanan, pengelola akomodasi, serta penyedia atraksi dan transportasi wisata.
Perwakilan RI yang terlibat meliputi KBRI Stockholm, KBRI Sofia, KBRI Moskow, KBRI Vienna, KBRI Muscat, KBRI Berlin, KBRI Abu Dhabi, KBRI Addis Ababa, KBRI Manama, KJRI Jeddah, dan KJRI Los Angeles.
Dukungan pemerintah daerah datang dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, serta Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung.
Dari sektor penerbangan dan industri perjalanan, dukungan diberikan China Airlines, China Southern Airlines, Indonesia Luxe Travel, Indonesia Impression DMC, EJK Travel, Aneka Kartika Tours, Asialink Holidays, PT Nusa Ina Leisure, dan Happy Trails! Asia.
Sektor akomodasi melibatkan Aryaduta Menteng, The St. Regis Jakarta, Sheraton Belitung Resort, The Trans Luxury Hotel Bandung, Aryaduta Manado, Mangkuluhur Artotel Suites, Plataran Bromo, Angsana Bogor Gunung Geulis, Damar Langit Resort, The Westin Surabaya, Four Points by Sheraton Surabaya Pakuwon Indah, Jambuluwuk Convention Hall & Resort Batu, Aryaduta Suites Semanggi, Golden Tulip Holland Resort Batu, serta Hotel Borobudur Jakarta.
Pengalaman peserta turut didukung Taman Safari Indonesia Bogor, The Grand Taman Safari Prigen, Bakti BCA, dan layanan kereta cepat Whoosh.
Melalui Mega FAM Trip yang terintegrasi dengan WITF 2026, Kementerian Pariwisata berupaya memperkenalkan destinasi sekaligus membuka peluang bisnis lebih luas bagi industri pariwisata nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat di destinasi.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















