Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

BMKG Terbitkan 50 SIGMET, Abu Anak Krakatau Ganggu Penerbangan dan Ruang Udara

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Nasional
Reading Time: 7 mins read
411 13
A A
0
Cuaca Hari Ini Tanpa Hujan, BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Luruhkan Abu Krakatau

Cuaca Hari Ini Tanpa Hujan, BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Luruhkan Abu Krakatau (Ilustrasi Gambar)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Cuaca hari ini dan arah angin berperan dalam menentukan jalur sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • BMKG mendeteksi abu hingga 20.000 kaki bergerak ke arah timur dan hingga 50.000 kaki ke arah barat.
  • SIGMET digunakan sebagai peringatan meteorologi penting bagi penerbangan, sedangkan NOTAM menyampaikan perubahan operasional dan potensi bahaya.
  • BMKG telah menerbitkan 50 SIGMET sejak erupsi awal yang dicatat pada 4 September 2026 pukul 23.23 WIB.
  • Pemantauan 20 tsunami gauge hingga pukul 07.00 WIB tidak menunjukkan anomali muka air laut.
  • HF Radar Array di Carita dan Tanjung Lesung mencatat probabilitas tsunami berada di bawah 40 persen dengan gelombang sekitar satu meter.
  • Sensor BMKG mendeteksi gangguan geomagnetik dan peningkatan petir vulkanik, tetapi intensitasnya tidak sebesar letusan awal.
  • Gunung Anak Krakatau berstatus Level III atau Siaga dengan larangan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

Headline.co.id, Jakarta ~ Cuaca hari ini menjadi bagian penting dalam memahami dampak erupsi Gunung Anak Krakatau karena kondisi atmosfer, arah angin, serta keberadaan atau ketiadaan hujan dapat memengaruhi perjalanan abu vulkanik. Pada Minggu, 6 September 2026, BMKG mengidentifikasi dua klaster sebaran abu berdasarkan citra satelit pukul 08.00 WIB yang mencakup Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bengkulu. Pada saat yang sama, BMKG mengaktifkan pemantauan terpadu selama 24 jam terhadap atmosfer, ruang udara penerbangan, dan kondisi laut Selat Sunda. Pemantauan ini dilakukan untuk memberikan data yang dapat digunakan pemerintah serta pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan keselamatan.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun
    • 1.2. Tantangan Indonesia di Tengah Krisis Global Disoroti Prabowo
  • 2. Mengapa Cuaca dan Angin Menentukan Arah Abu Vulkanik
  • 3. Apa Fungsi SIGMET dan NOTAM saat Gunung Anak Krakatau Erupsi
  • 4. Bagaimana BMKG Memantau Risiko di Selat Sunda
  • 5. Fenomena Petir Vulkanik dan Gangguan Geomagnetik Terdeteksi
  • 6. Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat

Erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung dengan status Level III atau Siaga. Berdasarkan laporan Situs Magma Kementerian ESDM pada Minggu pukul 00.31 WIB, erupsi menerus disebut berlangsung sejak 4 September 2026 pukul 23.07 WIB. Sementara itu, BMKG menyebut penerbitan SIGMET pertama dilakukan sesaat setelah erupsi awal pada 4 September pukul 23.23 WIB.

You might also like

Berita Terkini

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun

22 October 2026
Berita Terkini

Tantangan Indonesia di Tengah Krisis Global Disoroti Prabowo

22 October 2026

Perbedaan waktu tersebut berasal dari konteks pencatatan yang berbeda dalam bahan: laporan Situs Magma merujuk pada berlangsungnya erupsi menerus, sedangkan keterangan BMKG berkaitan dengan respons meteorologi penerbangan dan penerbitan SIGMET.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Mengapa Cuaca dan Angin Menentukan Arah Abu Vulkanik

Abu vulkanik yang dilepaskan ke atmosfer tidak bergerak hanya berdasarkan jarak dari gunung. Arah perjalanannya dalam bahan terlihat mengikuti kondisi atmosfer pada lapisan ketinggian tertentu.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menjelaskan, abu pada ketinggian hingga 20.000 kaki bergerak ke arah timur laut hingga selatan. Area yang tercakup meliputi sebagian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan perairan di sekitarnya.

Pada ketinggian hingga 50.000 kaki, arah pergerakannya berbeda. Abu bergerak ke arah barat daya hingga barat laut dan mencakup Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia.

“Pembaruan SIGMET terkini mencatat sebaran debu bergerak hingga ketinggian 20.000 kaki ke arah timur serta ketinggian 50.000 kaki ke arah barat,” kata Andri.

Dalam bahan juga dijelaskan bahwa kondisi kemarau dan tidak adanya hujan dapat membuat abu terbawa hingga jarak yang lebih jauh. Sebaliknya, hujan yang cukup deras diharapkan dapat membantu meluruhkan partikel abu dari udara. Faktor inilah yang menjadi dasar disiapkannya Operasi Modifikasi Cuaca oleh pemerintah.

Apa Fungsi SIGMET dan NOTAM saat Gunung Anak Krakatau Erupsi

Salah satu istilah yang muncul dalam penanganan erupsi ini adalah SIGMET atau Significant Meteorological Information. Dalam konteks bahan, SIGMET merupakan peringatan dini untuk cuaca penerbangan. Informasi ini diterbitkan ketika terdapat kondisi meteorologis yang dapat memengaruhi keselamatan pesawat.

Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta Tangerang menerbitkan SIGMET pertama setelah erupsi awal yang dicatat BMKG pada 4 September 2026 pukul 23.23 WIB. Hingga Minggu, sebanyak 50 SIGMET telah diterbitkan secara berkala.

Selain SIGMET, terdapat NOTAM atau Notice to Airmen. NOTAM merupakan pemberitahuan resmi penting mengenai penerbangan. Dalam peristiwa ini, Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia mempublikasikan NOTAM untuk menyampaikan perubahan kondisi operasional maupun potensi bahaya penerbangan secara cepat.

Berdasarkan NOTAM pada 6 September, operasional Bandar Udara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, dan Budiarto mengalami penutupan sementara pada waktu yang berbeda. Keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi Otoritas Bandar Udara dengan BMKG, AirNav Indonesia, pengelola bandara, UPBU, InJourney, otoritas setempat, dan TNI.

Dengan demikian, SIGMET dan NOTAM memiliki fungsi yang saling melengkapi. SIGMET menyampaikan informasi meteorologis yang relevan terhadap keselamatan penerbangan, sedangkan NOTAM menyampaikan perubahan operasional atau bahaya yang perlu diketahui pelaku penerbangan.

Bagaimana BMKG Memantau Risiko di Selat Sunda

Pemantauan erupsi Gunung Anak Krakatau tidak berhenti pada atmosfer dan penerbangan. BMKG juga menggunakan instrumen geofisika untuk melihat kondisi muka air laut di Selat Sunda.

Plh. Deputi Bidang Geofisika BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan pemantauan terhadap 20 sensor tsunami gauge hingga pukul 07.00 WIB tidak menunjukkan adanya anomali muka air laut. Pada saat yang sama, teknologi High-Frequency Radar Array di Carita dan Tanjung Lesung digunakan untuk menganalisis kondisi perairan.

Hasil analisis pada saat tersebut mencatat probabilitas tsunami berada pada tingkat rendah atau di bawah 40 persen. Tinggi gelombang laut terjaga di kisaran satu meter.

Data tersebut menunjukkan bahwa BMKG menggunakan sejumlah instrumen secara bersamaan, bukan hanya satu sensor. Sistem multi-instrumen ini kemudian disinergikan dengan analisis PVMBG-Badan Geologi agar pembaruan dapat digunakan dalam koordinasi antarinstansi.

Fenomena Petir Vulkanik dan Gangguan Geomagnetik Terdeteksi

Selain sebaran abu, sensor BMKG juga merekam fenomena sekunder. Ardhasena menyebut terdapat gangguan geomagnetik dan petir vulkanik yang tercatat oleh sensor di Lampung Selatan dan Serang.

“BMKG merekam adanya fenomena sekunder berupa gangguan geomagnetik dan petir vulkanik. Sensor di Lampung Selatan dan Serang mencatat adanya gangguan geomagnetik yang selaras dengan kenaikan sambaran petir vulkanik pada rentang waktu 12 jam terakhir. Namun, intesitas gangguan tersebut tidak sebesar letusan awal,” ujarnya.

Sementara itu, pemantauan dari Pos Gunung Anak Krakatau Pasauran juga mencatat dentuman dan gemuruh. Dalam satu periode pengamatan tercatat satu kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 70 milimeter.

Kondisi erupsi tersebut diinterpretasikan sebagai lava fountain atau lava air mancur. Cuaca di sekitar gunung pada periode pengamatan dilaporkan berawan hingga mendung, dengan angin lemah hingga sedang menuju utara dan barat laut. Suhu udara tercatat sekitar 27,2 hingga 27,8 derajat Celsius dengan kelembapan 69 hingga 73 persen.

Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat

BMKG meminta masyarakat, terutama yang tinggal dan beraktivitas di sepanjang pesisir Selat Sunda, meningkatkan kewaspadaan namun tetap tenang. Masyarakat diminta menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh maupun menyebarluaskan isu yang belum terverifikasi.

Untuk pembaruan kondisi cuaca hari ini, sebaran abu, aktivitas Gunung Anak Krakatau, maupun kondisi laut, masyarakat diarahkan merujuk saluran komunikasi resmi BMKG, Badan Geologi atau PVMBG, serta instansi pemerintah setempat yang berwenang.

Dalam bahan juga ditegaskan bahwa masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak diperbolehkan mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

Pemerintah melalui BNPB juga menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca. Apabila terdapat awan, operasi diarahkan untuk memicu hujan agar partikel abu dapat luruh. Jika tidak terdapat pertumbuhan awan hujan, pemerintah bersama BMKG menyiapkan metode water mist untuk DKI Jakarta, Banten, dan Lampung sebagai upaya mengurai partikel abu.

Rangkaian langkah tersebut menunjukkan bahwa pemantauan erupsi Gunung Anak Krakatau dilakukan melalui kombinasi informasi Cuaca BMKG, pengamatan gunung api, pemantauan geofisika, pengawasan penerbangan, dan koordinasi lintas instansi. Perubahan kondisi dapat terjadi mengikuti aktivitas erupsi dan atmosfer, sehingga pembaruan dari kanal resmi menjadi rujukan utama bagi masyarakat.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: abu vulkanikBMKGCuaca BMKGCuaca Hari iniGunung Anak KrakatauGunung KrakatauNOTAMSelat SundaSIGMET

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Berita Terkini

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan berpihak kepada blok kekuatan tertentu maupun bergabung dengan...

Berita Terkini

Tantangan Indonesia di Tengah Krisis Global Disoroti Prabowo

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti tantangan Indonesia selama dua tahun pertama pemerintahannya yang dipengaruhi ketidakpastian geopolitik,...

Berita Terkini

Prabowo Tekankan Kerja Sama Kabinet di Dua Tahun Pemerintahan

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan pentingnya kerja sama kabinet dalam mendukung keberhasilan pemerintahan. Hal itu disampaikan...

Berita Terkini

Pasar Murah Pemkab Kobar Sediakan Sembako Harga Terjangkau

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Kotawaringin Barat ~ Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar), Kalimantan Tengah, menggelar pasar murah di halaman Kantor Bupati Kotawaringin...

Berita Terkini

Penanganan Karhutla Libatkan 72.303 Personel di 8 Provinsi

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah melibatkan 72.303 personel untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di delapan provinsi yang berstatus keadaan...

Berita Terkini

Penegakan Hukum Karhutla: 232 Orang dan 9 Korporasi Jadi Tersangka

by Aditya
21 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah memperkuat penegakan hukum terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla), baik perorangan maupun korporasi. Hingga 20...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Imunisasi di Riau Meningkat, Dinkes Ajak Orang Tua Lengkapi Vaksin Anak

Imunisasi di Riau Meningkat, Dinkes Ajak Orang Tua Lengkapi Vaksin Anak

5 July 2026
PBNU Dukung Kapolri Suyudi Berantas Narkoba dan Perkuat Reformasi Polri

PBNU Dukung Kapolri Suyudi Berantas Narkoba dan Reformasi Polri

12 October 2026
Wakapolda NTT Resmi Buka Rakernis Penyusunan Anggaran 2027

Wakapolda NTT Resmi Buka Rakernis Penyusunan Anggaran 2027

13 November 2025
Truk Tabrak JPO Tendean, Ditlantas Polda Metro Jaya Berlakukan Rekayasa Lalin

Truk Pengangkut Ekskavator Tabrak JPO Tendean, Lalu Lintas Dialihkan

5 August 2026

Presiden Jokowi Terima Rombongan Amien Rais Bahas Laporan Komnas HAM

9 March 2021
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Jamin Dukungan Pemulihan Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Jamin Dukungan Pemulihan Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta

13 September 2026
Kapolri Perintahkan Polri Gerak Cepat Usut Kasus TPPO

Tindaklanjuti Instruksi Jokowi, Kapolri Perintahkan Divisi HI Polri Usut Kasus TPPO

1 June 2023

Artikel Terbaru

Kisah Santri Dijodohkan Kiai, Berujung di Pelaminan Lewat Nikah Massal Kemenag

Nikah Massal Kemenag Jadi Jalan Santri Menuju Pelaminan

22 October 2026
Hadapi Persik, Pedro Caracoci: Pemain Siap Terapkan Filosofi Pelatih

PSS Sleman Siap Hadapi Persik dengan Filosofi Pieter Huistra

22 October 2026
momentum mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia

Kemenag Terbitkan Panduan Hari Santri 2026, Berikut Susunan Upacara dan Teks Doanya

22 October 2026
Meutia Hatta: Pernikahan Harmonis Butuh Pendampingan Berkelanjutan

Meutia Hatta: Pernikahan Harmonis Perlu Pendampingan Berkelanjutan

22 October 2026

Polda Jateng Ungkap Judi Togel, 10 Tersangka Ditangkap

22 October 2026
Hari Santri Nasional 2026

15 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 Penuh Makna, Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial

22 October 2026
Menag: Jaga Keamanan dan Privasi Data Adalah Bagian dari Ukhuwah

Keamanan Data Pribadi Jadi Fokus IPLS 2026 di Masjid Istiqlal

22 October 2026

Popular Story

Razgatlioglu to miss remainder of the 2026 season
Sport

Toprak Razgatlioglu Absen hingga Akhir MotoGP 2026

by Saddam
21 October 2026
0

Headline.co.id ~ Toprak Razgatlioglu dipastikan absen pada Grand Prix Australia di Phillip...

Read moreDetails

Sorotan MSCI Uji Kepercayaan Investor di Pasar Saham Indonesia

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke SDN 2 Cicadas

KPK Dalami Aliran Dana dalam Dugaan Korupsi Lahan PT SMJ

Pemko Padang Dorong KWT Terdampak Banjir Pasok Dapur MBG

Satgas Damai Cartenz Beri Bantuan ke Panti Asuhan di Mimika

Agus Setiawan Naik Kereta Seorang Diri Demi Dukung PSS Sleman

Identitas Kerangka Manusia di Pajangan Bantul Mulai Terungkap, Keluarga Kenali Ciri Gigi Korban

Strong Point Pagi, Kapolda Riau Cek Pengaturan Lalu Lintas Pekanbaru

Pemetaan Kampung Narkoba Jadi Fokus Penindakan Polri

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.