Headline.co.id, Gorontalo ~ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengambil langkah cepat dalam mengatasi dampak kekeringan yang melanda wilayah Boliyohuto. Pada Jumat, 4 September 2026, BPBD mendistribusikan 10 ribu liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di daerah tersebut. Langkah ini diambil sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan air bersih, mengingat kekeringan yang berkepanjangan telah mengganggu pasokan air sehari-hari.
Distribusi air bersih ini dilakukan dengan menggunakan armada tangki air yang dikerahkan langsung ke lokasi. Kepala BPBD Gorontalo, Ahmad Yani, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memantau situasi dan memastikan pasokan air bersih tetap tersedia bagi warga yang membutuhkan. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi air bersih berjalan lancar,” ujar Ahmad Yani.
Selain distribusi air bersih, BPBD Gorontalo juga berencana untuk melakukan evaluasi lebih lanjut terkait dampak kekeringan di wilayah Boliyohuto. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan jangka panjang warga dan mencari solusi yang lebih berkelanjutan dalam menghadapi kekeringan. Ahmad Yani menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk menyusun rencana penanganan yang lebih komprehensif.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kekeringan yang melanda Boliyohuto ini telah menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Dengan adanya distribusi air bersih ini, diharapkan dapat meringankan beban warga dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi. BPBD Gorontalo mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan melaporkan jika ada kebutuhan mendesak lainnya yang perlu segera ditangani.


















