Headline.co.id, Bogor ~ Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema, memulai kegiatan Penguatan Nasionalisme bagi peserta Korps Kader Republik Indonesia (KKRI) di Universitas Pertahanan RI, Sentul, Bogor, pada Sabtu (5/9/2026). Acara ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta yang akan mengikuti pelatihan intensif selama sepuluh hari hingga 14 September 2026.
Dalam sambutannya, Letjen TNI Gabriel Lema menekankan pentingnya peran negara dalam membina generasi muda sebagai penjaga masa depan bangsa. Ia menyoroti bahwa konsep bela negara kini tidak hanya berfokus pada ancaman fisik, tetapi juga ancaman non-militer yang berkembang pesat melalui ruang informasi, seperti cognitive warfare. “Upaya mempengaruhi cara berpikir, persepsi, dan pengambilan keputusan masyarakat melalui arus informasi, termasuk manipulasi opini dan disinformasi, sangat rentan menyasar generasi muda,” jelasnya.
Kabacadnas berharap para peserta dapat memahami dan mengamalkan lima nilai dasar bela negara, yaitu cinta Tanah Air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila, rela berkorban, serta memiliki kemampuan awal bela negara. Nilai-nilai ini diharapkan dapat diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga peserta KKRI dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan kebaikan di berbagai lingkungan, termasuk di ruang digital.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Peran orang tua juga dianggap penting dalam mendukung kegiatan ini. Ade Komariah, orang tua dari peserta bernama Dyo Dwi, menyatakan keyakinannya bahwa kegiatan ini akan bermanfaat. “Sebagai orang tua, kami berharap anak kami dapat berubah menjadi lebih baik, lebih disiplin, dan mampu menjaga pergaulan. Ini adalah kesempatan yang baik untuk membentuk karakter anak,” ujarnya.
Kementerian Pertahanan berkomitmen untuk terus membangun ekosistem pembinaan kesadaran bela negara yang berkelanjutan, guna membentuk generasi muda yang tangguh dan berwawasan kebangsaan. Peserta KKRI diharapkan dapat menjadi kader unggul yang membawa energi positif bagi bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas. Acara ini juga dihadiri oleh pejabat Eselon I dan II Kemhan, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait seperti Kemenko PMK, Komdigi, BNN, BNPT, dan lainnya.




















