Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang meningkat tidak mempengaruhi operasional bandara di wilayah Jabodetabek. Pernyataan ini disampaikan setelah adanya laporan peningkatan aktivitas gunung tersebut. Hingga saat ini, semua bandara di kawasan tersebut beroperasi secara normal.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan penerbangan. “Kami terus berkoordinasi dengan BMKG dan pihak terkait lainnya untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau,” ujar Polana.
Polana juga menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika terjadi perubahan kondisi yang dapat mempengaruhi penerbangan. “Kami telah menyiapkan prosedur darurat dan akan segera mengambil tindakan jika diperlukan,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa meskipun aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat, abu vulkanik belum mencapai ketinggian yang dapat mengganggu penerbangan. BMKG terus memantau perkembangan dan memberikan informasi terkini kepada pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan di wilayah tersebut.



















