Highlight Berita:
Headline.co.id, Kediri ~ Persik vs Dewa United menjadi salah satu pertandingan pembuka BRI Super League 2026/2027 yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu, 5 September 2026. Duel Persik Kediri melawan Dewa United dijadwalkan mulai pukul 15.30 WIB dan dapat disaksikan melalui live streaming Vidio. Pertandingan pekan pertama ini mempertemukan Macan Putih yang mengandalkan keuntungan bermain di kandang dengan Dewa United yang datang membawa materi pemain berkualitas serta persiapan panjang selama pramusim. Kedua pelatih juga telah menyiapkan komposisi terbaik untuk memulai kompetisi dengan hasil maksimal.
Persik memasuki pertandingan dengan tekanan untuk menjaga hasil di depan pendukung sendiri. Pelatih Marcos Reina tidak ingin berspekulasi dalam menentukan pemain karena laga perdana menjadi kesempatan bagi Persik untuk menguji hasil latihan sekaligus proses adaptasi sejumlah pemain baru.
Dewa United juga membawa ambisi besar ke Stadion Brawijaya. Tim yang ditangani Osmar Loss menjalani masa persiapan selama 45 hari dan enam pertandingan uji coba sebelum menghadapi laga resmi pertama musim ini.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Jadwal Persik vs Dewa United dan Live Streaming
Jadwal Persik vs Dewa United berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026, dengan kick-off pukul 15.30 WIB di Stadion Brawijaya, Kediri. Berdasarkan informasi pertandingan yang tersedia dalam bahan, live Persik vs Dewa United dapat ditonton melalui layanan streaming Vidio.
Laga ini merupakan pertandingan pekan pertama BRI Super League 2026/2027. Persik berstatus tuan rumah, sedangkan Dewa United datang ke Kediri dengan status sebagai salah satu tim yang memiliki kedalaman skuad menonjol.
Pertandingan juga menjadi awal pembuktian bagi dua pelatih yang sama-sama menghadapi tantangan baru. Marcos Reina memimpin Persik, sementara Osmar Loss menjalani pertandingan kompetitif pertamanya bersama Dewa United.
Susunan Pemain Persik Kediri vs Dewa United
Persik menurunkan Husna Al Malik sebagai penjaga gawang. Kiko, Jungeong Park, Althaf Indie dan Marcelo menjadi bagian dari lini pertahanan Macan Putih.
Imanol Garcia mendapatkan peran penting di lini tengah bersama Bayu Otto dan Eduardo Barbosa. Untuk sektor serangan, Jose Enrique menjadi ujung tombak dengan dukungan Zanadin Fariz dan Ernesto Gomez.
Susunan pemain Persik Kediri terdiri dari Husna Al Malik, Kiko, Imanol Garcia, Bayu Otto, Ernesto Gomez, Zanadin Fariz, Althaf Indie, Eduardo Barbosa, Jose Enrique, Marcelo dan Jungeong Park.
Sementara itu, Dewa United memainkan Sonny Stevens di bawah mistar. Susunan pemain tim tamu terdiri dari Sonny Stevens, Nick Kuipers, Myeong-seok Ko, Ady Setiawan, Alta Ballah, Jean Mangabeira, Ivar Jenner, Messidoro, Denilson Jr, Struick dan Carlos Jury.
Persik Tak Gentar Hadapi Skuad Dewa United
Marcos Reina menyadari Persik menghadapi lawan dengan kualitas individu yang tinggi. Namun, pelatih asal Spanyol tersebut menekankan pentingnya kesiapan mental agar para pemain tidak terpengaruh oleh reputasi lawan.
“Kita tahu Dewa United tim kuat dengan nilai pemain tinggi. Tapi kita sudah siapkan mental pemain agar tak takut dengan mereka,” kata Marcos Reina.
Ia juga meminta Persik lebih dahulu fokus terhadap permainan yang telah dibangun selama latihan dan pramusim. Banyaknya pemain baru membuat proses adaptasi menjadi bagian penting dalam menjalankan rencana permainan.
“Kita punya cara dan gaya bermain yang sudah kita rancang di latihan dan pramusim lalu. Tapi kita memiliki banyak pemain baru untuk variasi model permainan itu. Jadi untuk menjalankan game plan itu, kita harus beradaptasi dengan kualitas pemain yang kita punya. Dan, besok akan menjadi semacam pembuktian tentang proses adaptasi itu,” ujar Marcos.
Menurutnya, Persik tetap perlu membaca permainan Dewa United tanpa kehilangan fokus terhadap identitas permainan sendiri. “Kita akan lihat besok bagaimana para pemain melakukannya. Makanya kita harus fokus pada diri sendiri dulu. Tapi kita juga tetap harus membaca bagaimana permainan Dewa United nanti,” ujarnya.
Dewa United Bawa 23 Pemain ke Kediri
Dewa United tiba dengan persiapan yang dinilai cukup matang. Osmar Loss membawa 23 pemain yang telah mengikuti proses latihan selama pramusim.
“Kami membawa 23 pemain yang sepenuhnya siap bertanding esok hari. Ini adalah hal terpenting, memulai kompetisi dengan para pemain yang telah menjalani latihan penuh sepanjang pramusim,” ujar Osmar.
Dewa United menjalani persiapan selama sekitar 45 hari dan melakoni enam pertandingan uji coba. Masa persiapan tersebut digunakan untuk membangun kondisi fisik sekaligus mengenalkan filosofi permainan kepada pemain.
“Persiapan tim benar-benar luar biasa. Kami memiliki waktu kerja selama 45 hari dan sempat melakoni enam pertandingan uji coba. Kami bisa berbagi serta mentransfer ide bermain kepada para pemain, dan saya pikir saat ini mereka sudah sangat nyaman untuk berlaga di pertandingan resmi,” katanya.
Duel Taktik Marcos Reina dan Osmar Loss
Pertandingan Persik vs Dewa United tidak hanya menjadi perebutan hasil pada pekan pertama, tetapi juga ujian awal terhadap pendekatan dua pelatih. Persik ingin memaksimalkan keuntungan Stadion Brawijaya, sedangkan Dewa United ingin menerjemahkan persiapan panjang mereka ke dalam pertandingan resmi.
Marcos mengatakan kondisi pemain Persik terus mengalami peningkatan menjelang kompetisi. “Kita sudah lakukan persiapan matang. Setiap hari ada peningkatan baik fisik maupun pemahaman taktik. Jadi, minggu ini merupakan kondisi puncak para pemain. Kita sangat siap untuk menghadapi Dewa United besok,” jelasnya.
Osmar juga menekankan bahwa Dewa United tidak semata-mata melihat hasil sebagai ukuran awal keberhasilan. Penerapan filosofi permainan menjadi bagian yang ingin dibangun sejak pertandingan pembuka. “Bagi kami, yang terpenting adalah membangun dan menerapkan filosofi permainan yang sudah kami siapkan. Jika kami bisa bermain dengan performa yang baik, tentu kami juga bisa meraih hal-hal besar di sini,” ujarnya.
Dengan dua tim yang sama-sama membawa persiapan dan ambisi besar, laga di Stadion Brawijaya menjadi ujian pertama untuk melihat seberapa jauh rencana permainan Persik dan Dewa United dapat diterapkan pada awal BRI Super League 2026/2027.





















