Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana efisiensi anggaran sebesar Rp30 triliun untuk program Masterplan Bahan Galian (MBG) pada tahun 2027. Dengan adanya efisiensi ini, pagu anggaran MBG untuk tahun tersebut ditetapkan menjadi Rp232,5 triliun. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran negara dalam pengembangan sektor bahan galian.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menyatakan bahwa efisiensi ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk penilaian terhadap proyek-proyek yang dianggap kurang prioritas. “Kami berfokus pada proyek yang memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian nasional,” ujar Arifin dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Selain itu, Arifin menambahkan bahwa efisiensi anggaran ini juga bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan dalam program MBG dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan perekonomian.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program MBG untuk memastikan bahwa target efisiensi dan pengembangan sektor bahan galian dapat tercapai sesuai dengan rencana. Arifin menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan program ini.



















