Headline.co.id, Wakil Menteri Komunikasi Dan Informatika ~ Nezar Patria, menekankan pentingnya penerapan konsep “security by design” dalam menghadapi ancaman kejahatan siber yang semakin canggih dengan adanya teknologi kecerdasan buatan (AI). Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah acara yang berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026. Nezar menegaskan bahwa langkah ini diperlukan untuk melindungi infrastruktur digital dan data pengguna dari potensi serangan yang semakin kompleks.
Dalam paparannya, Nezar menjelaskan bahwa AI dapat digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan serangan siber yang lebih terarah dan sulit dideteksi. Oleh karena itu, penerapan “security by design” menjadi krusial. “Kita harus memastikan bahwa keamanan sudah menjadi bagian integral dari desain sistem sejak awal, bukan hanya sebagai tambahan di kemudian hari,” ujar Nezar.
Lebih lanjut, Nezar mengungkapkan bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan akademisi, untuk mengembangkan standar keamanan yang lebih baik. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap sistem yang dibangun memiliki ketahanan yang cukup terhadap ancaman siber. “Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan terpercaya,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah konkret, Nezar menyebutkan bahwa pemerintah akan mengadakan serangkaian pelatihan dan workshop untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan para pengembang dalam menerapkan prinsip keamanan sejak tahap perancangan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta sistem yang lebih tangguh dan mampu menghadapi berbagai ancaman siber yang mungkin muncul di masa depan.
















