Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menyalurkan bantuan logistik sebanyak 15 ton dan 20 unit perangkat Starlink kepada korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini diserahkan sebagai respons cepat terhadap bencana gempa yang melanda wilayah tersebut. Penyerahan dilakukan pada Minggu, 23 Agustus 2026, dengan tujuan untuk mendukung pemulihan dan komunikasi di daerah terdampak.
Bantuan logistik yang disalurkan meliputi kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan lainnya yang diperlukan oleh para korban. Selain itu, perangkat Starlink yang disediakan bertujuan untuk memulihkan jaringan komunikasi yang terputus akibat gempa. Dengan adanya perangkat ini, diharapkan komunikasi di daerah terdampak dapat kembali normal, sehingga memudahkan koordinasi penanganan bencana.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mendukung masyarakat yang terdampak bencana. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan di NTT,” ujar Johnny G. Plate dalam siaran persnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk memastikan bahwa seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah yang terkena bencana, tetap terhubung dan mendapatkan akses informasi yang memadai. Pemerintah berencana untuk terus memantau situasi di lapangan dan siap memberikan bantuan tambahan jika diperlukan.


















