Headline.co.id, Reo ~ Nusa Tenggara Timur — Dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur, Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri telah membuka layanan kesehatan gratis di Posko Pengungsian Barakalong, Reo. Layanan ini bertujuan untuk memastikan warga yang masih bertahan di pengungsian mendapatkan perawatan kesehatan yang memadai tanpa harus meninggalkan lokasi.
Hingga Senin, 17 Agustus 2026, sebanyak 120 warga telah menerima layanan kesehatan dari tim Pusdokkes Polri. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kondisi fisik, konsultasi kesehatan, pemberian obat-obatan, serta edukasi kesehatan. Menurut Juru Bicara Posko Pelayanan NTT, Ipda dr. Fahri Abdurrahman, keluhan yang paling banyak disampaikan warga adalah flu, mual, dan muntah.
Dr. Fahri menambahkan bahwa kondisi kesehatan para pengungsi menjadi perhatian utama, terutama karena mereka harus menjalani aktivitas sehari-hari dalam situasi yang serba terbatas. Selain memberikan pengobatan, tim kesehatan Polri juga memantau kondisi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, serta warga yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Keberadaan layanan kesehatan ini sangat berarti bagi para pengungsi, karena mereka dapat memperoleh perawatan medis tanpa harus mencari fasilitas kesehatan yang jauh dari lokasi pengungsian. Pusdokkes Polri berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kesehatan selama masa tanggap darurat dan pemulihan, memastikan bahwa masyarakat terdampak gempa mendapatkan perhatian dan rasa aman di tengah masa sulit ini.




















