Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Zainudin Amali, membawa agenda penting terkait kepemudaan ke pertemuan ASEAN Ministerial Meeting on Youth (AMMY) 2026. Pertemuan ini berlangsung di Jakarta pada 20 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Menpora menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda, termasuk dampak kecerdasan buatan (AI) dan isu kesehatan mental.
Zainudin Amali menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara ASEAN untuk mengatasi tantangan yang dihadapi pemuda saat ini. “Kita harus bersatu dalam menghadapi perkembangan teknologi seperti AI yang dapat mempengaruhi lapangan kerja dan kehidupan sosial,” ujarnya. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental pemuda, yang semakin menjadi perhatian global.
Dalam pertemuan tersebut, Menpora juga memaparkan rencana Indonesia untuk meningkatkan keterlibatan pemuda dalam berbagai sektor. Salah satu inisiatif yang diusulkan adalah program pelatihan keterampilan digital yang bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelatihan yang relevan agar pemuda kita siap bersaing di pasar global,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menpora berharap, melalui AMMY 2026, negara-negara anggota ASEAN dapat saling bertukar pengalaman dan strategi dalam menangani isu-isu kepemudaan. Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang konkret dan berkelanjutan untuk mendukung perkembangan pemuda di kawasan ASEAN. Dengan demikian, tantangan seperti AI dan kesehatan mental dapat diatasi secara efektif melalui kerja sama regional.















