Headline.co.id, Empat Lawang ~ Polda Sumatera Selatan berperan penting dalam program swasembada pangan nasional dengan menargetkan produksi bawang putih sebanyak 810 ton. Penanaman serentak dilakukan di lima wilayah Polres dengan total lahan seluas 81 hektare. Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Desa Gunung Agung, Kecamatan Semende Darat Tengah, Kabupaten Muara Enim, dan terhubung secara virtual dengan penanaman nasional di Desa Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian, Forkopimda Sumsel, Bupati Muara Enim, serta tokoh masyarakat dan kelompok tani. Program ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Asta Cita pemerintah untuk memperkuat kemandirian pangan nasional, mengingat tingginya ketergantungan Indonesia pada impor bawang putih.
Lahan seluas 81 hektare tersebut tersebar di wilayah Polres Muara Enim, Lahat, Pagar Alam, Ogan Komering Ulu Selatan, dan Empat Lawang. Sebanyak 113 petani dari 14 kelompok tani terlibat dalam penanaman ini, menggunakan tiga varietas bibit bawang putih: Sangga Sembalun, Lumbu Hijau, dan Lumbu Putih. Diharapkan, hasil panen dapat dicapai pada November 2026.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kapolda Sumsel menyatakan bahwa program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Gubernur Sumatera Selatan, Forkopimda, Dinas Pertanian, dan Universitas Sriwijaya. Namun, ketersediaan bibit masih menjadi tantangan, sehingga diperlukan dukungan lebih lanjut dari Kementerian Pertanian untuk memperluas area tanam. Secara nasional, penanaman serentak dilakukan di 14 Polda dan 59 Polres dengan total lahan 279,53 hektare, menghasilkan potensi 2.795,3 ton bawang putih. Polda Sumsel menjadi kontributor lahan terbesar kedua setelah Polda Nusa Tenggara Barat.



















