Headline.co.id, Semarang ~ 19 Agustus 2026 – Sebanyak 583 peserta dari berbagai daerah memulai pendidikan dan pelatihan sebagai Polisi Khusus Kehutanan (Polsus Kehutanan) di Pusat Pendidikan (Pusdik) Binmas Lemdiklat Polri. Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas personel dalam menjaga hutan Indonesia. Pendidikan ini berlangsung selama dua bulan dan menjadi langkah awal menuju target 6.500 Polisi Kehutanan yang akan dididik secara bertahap.
Acara pembukaan pelatihan ini dilaksanakan pada Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 08.11–08.40 WIB, di Lapangan R. Oetomo, Pusdik Binmas Lemdiklat Polri. Wakil Menteri Kehutanan RI, Rohmat Marzuki, S.Hut., hadir untuk meresmikan pembukaan tersebut. Dalam sambutannya, Rohmat menyampaikan apresiasi kepada Polri yang telah memfasilitasi pelaksanaan pendidikan ini. “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kapolri, Kalemdiklat Polri beserta jajaran, serta Korbinmas Baharkam Polri,” ujar Rohmat.
Pendidikan ini menggunakan pendekatan Outcome Based Education (OBE), yang menekankan pada penerapan keterampilan di lapangan. Kurikulum pelatihan mencakup empat kompetensi utama, yaitu sikap dan tata nilai, pengetahuan tugas kepolisian, keterampilan dasar, dan keterampilan khusus. Peserta diharapkan mampu menjaga kawasan hutan dan ekosistemnya, serta membangun kolaborasi dengan TNI-Polri dan aparat penegak hukum lainnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kalemdiklat Polri, Komjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si., menegaskan bahwa pendidikan ini bertujuan memperkuat kapasitas Polisi Kehutanan agar dapat menjalankan tugas perlindungan dan pengamanan hutan secara profesional. “Polisi Kehutanan harus memiliki kemampuan menghadapi kondisi lapangan, memahami prosedur, dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya,” kata Panca. Program ini merupakan langkah awal dari rencana Kementerian Kehutanan untuk mendidik 6.500 Polisi Kehutanan sesuai arahan Presiden RI.
















