Headline.co.id, Dinas Sosial ~ Kependudukan, dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo mengumumkan rencana perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Perubahan ini bertujuan untuk mendukung berbagai program pemerintah yang akan dilaksanakan di tahun tersebut. Kepala Dinsosdukcapil Gorontalo, Ahmad Yani, menyatakan bahwa penyesuaian anggaran ini penting untuk memastikan semua program dapat berjalan dengan efektif dan tepat sasaran.
Ahmad Yani menjelaskan bahwa perubahan APBD ini akan difokuskan pada peningkatan pelayanan publik dan pengembangan infrastruktur sosial. “Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, terutama dalam bidang kependudukan dan catatan sipil,” ujarnya. Selain itu, ia menambahkan bahwa alokasi anggaran juga akan diarahkan untuk mendukung program-program kesejahteraan sosial yang telah direncanakan oleh pemerintah daerah.
Proses perubahan APBD ini akan melalui beberapa tahap, termasuk pembahasan dengan pihak legislatif dan konsultasi publik. Dinsosdukcapil Gorontalo berharap dapat menyelesaikan seluruh proses ini sebelum akhir tahun 2025, sehingga implementasi program dapat dimulai tepat waktu pada awal 2026. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Gorontalo,” tambah Ahmad Yani.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah tindak lanjut, Dinsosdukcapil Gorontalo akan mengadakan serangkaian pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas detail dari setiap program yang akan didanai. Ahmad Yani menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. “Kami mengundang semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam proses ini, agar kita bisa bersama-sama mewujudkan Gorontalo yang lebih baik,” tutupnya.

















