Headline.co.id, Jakarta ~ (Kemenag) — Kementerian Agama terus memperkuat program ekoteologi sebagai salah satu prioritas utama. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari penguatan regulasi hingga aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim. Hal ini dibahas dalam Breakfast Meeting yang dihadiri oleh pejabat Eselon I hingga IV, baik dari pusat maupun daerah, serta para pemimpin Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, dan Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota.
Ali Ramdani, Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM), memaparkan pentingnya penguatan ekoteologi dan moderasi beragama di lingkungan Kementerian Agama. “Kami telah menerbitkan panduan implementasi kebijakan Ekoteologi yang telah dilaunching oleh Menteri Agama,” ujarnya pada Selasa (18/8/2026). BMBPSDM juga mengembangkan modul pembelajaran untuk memperkuat ekoteologi.
Sebagai koordinator Asta Protas, BMBPSDM telah merumuskan berbagai inisiatif, termasuk mendorong satuan kerja di Kemenag untuk mengimplementasikan ekoteologi melalui penyediaan fasilitas air minum isi ulang, penggunaan tumbler, dan pengelolaan sampah. “Kami berharap seluruh satuan kerja dapat melaporkan kegiatan terkait ekoteologi melalui situs https://ekoteologi.bmbpsdm.id,” tambah Ali.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan bahwa ekoteologi adalah program jangka panjang yang memerlukan waktu untuk berkembang. Ia mencontohkan pendekatan spiritual dan ekoteologi dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). “Kemenag akan segera mengeluarkan Surat Edaran untuk mengantisipasi dan mencegah Karhutla,” katanya. Menag juga menginstruksikan agar implementasi program prioritas dipublikasikan lebih masif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Sekretaris Jenderal Kamaruddin Amin menanggapi arahan Menag dengan meminta agar hasil dan dampak program prioritas Kemenag dipublikasikan secara luas agar tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat.














