Headline.co.id, Jakarta ~ Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) dan Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang) telah menyiapkan bantuan berupa lima ton rendang untuk para korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian masyarakat Minang terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana alam tersebut. Pengiriman rendang ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan para korban yang saat ini sangat membutuhkan bantuan.
Ketua LKAAM, Fauzi Bahar, menyatakan bahwa rendang dipilih sebagai bentuk bantuan karena makanan ini tahan lama dan praktis untuk didistribusikan. “Rendang adalah makanan khas Minang yang tidak hanya lezat tetapi juga tahan lama, sehingga cocok untuk situasi darurat seperti ini,” ujar Fauzi. Ia juga menambahkan bahwa proses pengiriman akan dilakukan secepat mungkin agar bantuan dapat segera diterima oleh para korban.
Sementara itu, Ketua Gebu Minang, Boy Lestari, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi rendang berjalan lancar. “Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan setempat untuk memastikan bantuan ini sampai ke tangan yang membutuhkan,” kata Boy. Ia juga mengungkapkan bahwa Gebu Minang terus memantau perkembangan situasi di NTT dan siap memberikan bantuan tambahan jika diperlukan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Bencana gempa yang melanda NTT telah menyebabkan kerusakan infrastruktur dan mengakibatkan banyak warga kehilangan tempat tinggal. Bantuan dari berbagai pihak, termasuk LKAAM dan Gebu Minang, sangat diharapkan untuk meringankan beban para korban. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan dan memberikan dukungan moral bagi masyarakat yang terdampak.



















