Highlight Berita Bus Diduga Gagal Menyalip di Jalan Yogya-Wates Bantul, Dua Pengendara Motor Tewas:
Headline.co.id, Bantul ~ Kecelakaan maut terjadi di Jalan Yogya-Wates, Dusun Jambon, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 05.58 WIB. Insiden yang melibatkan dua Bus Hino dan dua sepeda motor tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta dua korban lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika salah satu bus yang melaju dari arah barat menuju timur berusaha mendahului bus di depannya. Pada saat bersamaan, dua sepeda motor datang dari arah berlawanan hingga terjadi tabrakan.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto membenarkan kecelakaan lalu lintas beruntun tersebut. Dua korban yang meninggal merupakan pengendara dan pembonceng sepeda motor Honda PCX.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit Bus Hino dan dua unit sepeda motor Honda di jalan Yogya-Wates, tepatnya di wilayah Sedayu, Bantul. Peristiwa ini mengakibatkan dua pengendara motor meninggal dunia,” ujar Iptu Rita Hidayanto saat dikonfirmasi Headline.co.id, Sabtu (15/8/2026).
Kecelakaan Bermula Saat Bus Berusaha Mendahului
Iptu Rita menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, Bus Hino bernomor polisi D-7761-AS yang dikemudikan AR (51) dan Bus Hino D-7760-AS yang dikemudikan SLH (55) melaju beriringan dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang.
Ketika sampai di lokasi kejadian, Bus Hino yang dikemudikan AR berusaha mendahului bus yang berada di depannya.
Namun, pada waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda PCX bernomor polisi AB-2007-GN dan Honda Vario AB-6743-G.
Menurut keterangan kepolisian, jarak antar kendaraan ketika proses mendahului sudah terlalu dekat sehingga pengemudi bus tidak dapat mengendalikan kendaraannya.
“Karena jarak yang sudah terlalu dekat saat mendahului, pengemudi bus tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya hingga menabrak dua sepeda motor dari arah berlawanan. Setelah menabrak, bus sempat banting setir ke kiri dan menghantam bagian belakang Bus Hino yang berada di depannya,” ungkap Rita.
Akibat benturan tersebut, kecelakaan kemudian melibatkan empat kendaraan sekaligus, yakni dua Bus Hino serta Honda PCX dan Honda Vario.
Pengendara dan Pembonceng Honda PCX Meninggal
Kecelakaan tersebut mengakibatkan pengendara Honda PCX, AAW (31), warga Sleman, bersama pemboncengnya, HH (41), seorang perempuan warga Sedayu, Bantul, mengalami luka berat.
Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Pengendara dan pembonceng sepeda motor Honda PCX meninggal dunia di tempat kejadian. Keduanya langsung dievakuasi oleh warga dan relawan menggunakan ambulans menuju RSUD Panembahan Senopati Bantul,” kata Rita.
Sementara itu, dua orang yang mengendarai Honda Vario mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.
Pengendara Honda Vario, ST (58), warga Sewon, Bantul, mengalami luka lecet serta patah tulang pada bahu sebelah kanan. Adapun pemboncengnya, AIH (44), warga Wates, Kulon Progo, mengalami cedera kepala ringan atau CKR serta luka lecet pada tangan dan kaki.
“Dua korban pengendara Honda Vario langsung dilarikan ke Sedayu General Hospital untuk mendapatkan penanganan medis dan perawatan lebih lanjut,” tambah Iptu Rita.
Kedua pengemudi bus dalam peristiwa tersebut dipastikan selamat dan tidak mengalami luka fisik. Kepolisian juga mengonfirmasi pengemudi bus memiliki dokumen berkendara berupa SIM B II Umum dan STNK.
Empat Kendaraan Rusak, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kerasnya benturan menyebabkan seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda.
Sepeda motor Honda PCX mengalami kerusakan parah. Sementara Honda Vario mengalami kerusakan berupa slebor depan pecah, stang bengkok, serta lampu belakang pecah.
Bus Hino D-7761-AS mengalami kerusakan pada bemper depan kanan dan kaca retak. Sementara Bus Hino D-7760-AS mengalami kerusakan pada bagian bodi belakang serta lampu belakang pecah.
Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Sedayu dan Satlantas Polres Bantul mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menangani para korban, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
Penanganan lebih lanjut kini dilakukan oleh Satlantas Polres Bantul untuk mendalami rangkaian peristiwa dan penyebab kecelakaan tersebut.
“Kasus kecelakaan lalu lintas beruntun ini saat ini dalam penanganan petugas Satlantas Polres Bantul guna proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Rita Hidayanto.



















