Headline.co.id, Gorontalo ~ Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdullah Salem Al Dhaheri, melakukan kunjungan ke Gorontalo untuk meninjau lokasi yang direncanakan sebagai tempat pembangunan Gorontalo Islamic Center (GIC). Kunjungan ini berlangsung pada Senin, 10 Agustus 2026, dan merupakan bagian dari upaya mempererat kerja sama UEA dan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Dalam kesempatan tersebut, Dubes Al Dhaheri menyatakan bahwa pihaknya menunggu proposal resmi dari pemerintah setempat untuk memulai proyek ini.
Kunjungan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, yang menyambut baik kedatangan Dubes UEA. Gubernur Rusli menyampaikan bahwa proyek GIC ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan budaya Islam di Gorontalo. “Kami berharap proyek ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Rusli.
Dubes Al Dhaheri menegaskan komitmen UEA untuk mendukung proyek tersebut, namun menekankan pentingnya proposal yang terstruktur dan jelas dari pihak Gorontalo. “Kami menunggu proposal resmi yang mencakup semua aspek teknis dan finansial agar dapat segera ditindaklanjuti,” kata Al Dhaheri. Ia juga menambahkan bahwa UEA siap memberikan dukungan penuh dalam hal pendanaan dan teknologi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemerintah Provinsi Gorontalo berencana untuk segera menyusun proposal yang diminta dan mengirimkannya dalam waktu dekat. Proyek GIC ini diharapkan dapat dimulai pada awal tahun depan setelah semua persiapan administrasi dan teknis selesai. Dengan adanya dukungan dari UEA, diharapkan proyek ini dapat berjalan lancar dan menjadi simbol kerja sama yang erat kedua pihak.
















