Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam sebuah pertemuan yang diadakan pada Selasa, 11 Agustus 2026. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas strategi dan langkah konkret dalam mengatasi penyebaran TBC yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di berbagai daerah.
Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Hari Nur Cahya Murni, menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam upaya penanggulangan TBC. “Kami berkomitmen untuk mempercepat langkah-langkah penanganan TBC dengan melibatkan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa koordinasi yang baik berbagai pihak akan menjadi kunci keberhasilan dalam mengurangi angka penderita TBC.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula target waktu dan tahapan proses yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Salah satu langkah yang diusulkan adalah peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan di daerah-daerah yang memiliki angka kasus TBC tinggi. Selain itu, edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan TBC juga akan ditingkatkan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kemendagri berencana untuk terus memantau perkembangan program penanggulangan TBC ini dan melakukan evaluasi secara berkala. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan angka kasus TBC di Indonesia dapat menurun secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. “Kami optimis dengan kerja sama yang solid, kita dapat mencapai target yang telah ditetapkan,” tutup Hari Nur Cahya Murni.


















