Headline.co.id, Bogor ~ Camping ground Bukit Kabayan di kawasan Gunung Bunder, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan berkemah di tengah suasana alam. Berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), lokasi ini menawarkan area camping yang luas, perkebunan kopi, udara sejuk, panorama perbukitan hingga akses menuju Curug Ciampea.
Camping ground Bukit Kabayan dapat dijangkau dari pusat Kota Bogor dengan perjalanan sekitar 25 kilometer atau kurang lebih satu jam menggunakan kendaraan dalam kondisi lalu lintas tertentu. Sementara dari Jakarta, perjalanan darat menuju kawasan Gunung Bunder diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua jam, sehingga destinasi ini memungkinkan dikunjungi untuk liburan singkat akhir pekan.
Camping ground Bukit Kabayan juga menyediakan sejumlah fasilitas dasar untuk mendukung kegiatan wisatawan, mulai dari toilet, mushala, warung, air bersih, tempat parkir hingga penyewaan perlengkapan berkemah. Berdasarkan informasi pengelola dalam bahan yang tersedia, tarif camping sebesar Rp25.000 per orang per malam, di luar biaya parkir kendaraan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Bukit Kabayan berada di kawasan Gunung Bunder, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Kawasan tersebut menjadi bagian dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak yang memiliki sejumlah destinasi wisata berbasis alam.
Bagi wisatawan yang berangkat dari pusat Kota Bogor, perjalanan menuju Gunung Bunder sekitar 25 kilometer. Waktu perjalanan menggunakan mobil diperkirakan sekitar satu jam, bergantung pada kondisi lalu lintas dan jalur yang digunakan.
Sementara itu, wisatawan dari Jakarta dapat menempuh perjalanan darat menuju kawasan tersebut sekitar dua jam dalam kondisi perjalanan tertentu.
Setelah tiba di kawasan parkir, perjalanan belum sepenuhnya selesai. Pengunjung masih perlu menuju titik perkemahan dengan berjalan kaki.
Akses dari tempat parkir menuju lokasi tenda disebut cukup menguras tenaga. Karena itu, pengunjung dapat mempertimbangkan jumlah perlengkapan yang dibawa agar perjalanan menuju camping ground tetap nyaman.
Bagi wisatawan yang membawa banyak peralatan, penataan barang sejak keberangkatan menjadi penting, terutama karena sebagian perjalanan menuju titik camping harus dilakukan tanpa kendaraan.
Berapa Tarif Camping di Bukit Kabayan?
Berdasarkan keterangan pengelola yang terdapat dalam bahan sumber, wisatawan dikenai tarif sebesar Rp25.000 per orang untuk bermalam selama satu malam di kawasan Bukit Kabayan.
Tarif tersebut belum termasuk biaya parkir kendaraan.
Untuk sepeda motor, tarif parkir tercatat sebesar Rp10.000. Sementara wisatawan yang menggunakan mobil dikenai biaya parkir sebesar Rp20.000.
Bukit Kabayan juga terintegrasi dengan kawasan Camping Ground Bukit Merkusi yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut.
Pengelola Camping Ground Bukit Merkusi, Ujang, mengatakan wisatawan tidak perlu membeli tiket berbeda ketika ingin menikmati kedua kawasan tersebut.
“Makanya pengunjung cukup membayar satu tiket saja,” kata Ujang.
Keberadaan dua area camping dalam satu kawasan memberikan pilihan titik mendirikan tenda yang lebih beragam bagi wisatawan.
“Dijamin, pengunjung akan puas menikmati Bukit Kabayan dan Bukit Merkusi,” ujar Ujang.
Tarif tersebut mengacu pada informasi pengelola yang tersedia dalam bahan sumber. Pengunjung disarankan memastikan kembali harga dan ketentuan terbaru sebelum melakukan perjalanan karena kebijakan operasional dapat mengalami perubahan.
Fasilitas yang Tersedia di Bukit Kabayan
Salah satu aspek penting ketika memilih camping ground adalah ketersediaan fasilitas dasar. Hal ini terutama dibutuhkan wisatawan yang baru pertama kali mencoba bermalam menggunakan tenda.
Bukit Kabayan menyediakan toilet yang tersebar di sejumlah titik. Ketersediaan fasilitas tersebut membuat pengunjung tidak harus keluar dari kawasan camping untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Mushala juga tersedia untuk mendukung wisatawan yang ingin menjalankan ibadah selama berada di lokasi.
Selain itu, terdapat warung yang menjual makanan dan minuman. Keberadaan warung dapat membantu wisatawan apabila persediaan konsumsi yang dibawa dari rumah habis atau tidak ingin memasak seluruh makanan selama camping.
Air bersih juga tersedia di kawasan perkemahan.
Tempat parkir disediakan bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi. Namun, wisatawan tetap harus berjalan dari area parkir menuju titik camping.
Tidak Punya Tenda? Tersedia Penyewaan Peralatan Camping
Pengunjung yang ingin mencoba camping tetapi belum memiliki perlengkapan sendiri juga memiliki pilihan untuk menyewa peralatan.
Dalam bahan yang tersedia disebutkan terdapat tempat penyewaan perlengkapan berkemah di kawasan tersebut.
Fasilitas tersebut dapat memudahkan wisatawan pemula yang belum ingin membeli tenda maupun berbagai peralatan camping lainnya.
Namun, wisatawan tetap perlu mempersiapkan kebutuhan pribadi seperti pakaian yang sesuai dengan kondisi udara pegunungan, kebutuhan konsumsi serta perlengkapan pribadi lainnya sebelum berangkat.
Camping di Area Perkebunan Kopi
Bukit Kabayan mempunyai karakter yang berbeda karena sebagian kawasan camping berada di area perkebunan kopi milik kelompok tani setempat.
Total luas kawasan yang diperuntukkan bagi perkebunan kopi mencapai sekitar empat hektare. Dari luas tersebut, sekitar 5.000 meter persegi disebut telah ditanami kopi berdasarkan informasi dalam bahan sumber.
Acang, petani kopi yang juga mengelola Camping Ground Bukit Kabayan, menjelaskan area perkebunan tersebut sekaligus digunakan wisatawan untuk berkemah.
“Tempat kempingnya ya di lokasi ini, lokasi perkebunan kopi,”
Kombinasi area perkebunan dan kawasan pegunungan membuat wisatawan dapat menikmati suasana yang berbeda dibandingkan berkemah di area terbuka biasa.
Pilih Titik Camping Sesuai Pemandangan
Luasnya kawasan Bukit Kabayan dan Bukit Merkusi memberikan sejumlah pilihan tempat untuk mendirikan tenda.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan malam, titik camping di sekitar sisi bukit menjadi salah satu pilihan.
Dari kawasan tersebut, pengunjung dapat menikmati pemandangan lampu-lampu wilayah Bogor pada malam hari.
Ketika kondisi cuaca mendukung, wisatawan juga dapat menikmati panorama perbukitan, hamparan sawah dan bentang alam dari ketinggian.
Nuansa kawasan yang dikelilingi pepohonan serta suara satwa hutan turut menjadi bagian dari pengalaman camping.
Area perkemahan Bukit Kabayan dan Bukit Merkusi disebut memiliki kapasitas yang cukup besar hingga dapat menampung ratusan tenda.
Bisa Sekalian Trekking ke Curug Ciampea
Wisatawan yang ingin menambah aktivitas dapat melanjutkan perjalanan menuju Curug Ciampea.
Lokasi air terjun dapat dicapai dengan menuruni bukit dari kawasan Bukit Merkusi.
Namun, perjalanan menuju Curug Ciampea membutuhkan kondisi fisik yang cukup baik karena pengunjung harus melewati medan naik dan turun bukit.
Di kawasan tersebut terdapat dua air terjun dengan suasana pegunungan yang sejuk.
Beberapa penampungan air yang terbentuk di kawasan Curug Ciampea juga dapat digunakan pengunjung untuk menikmati kesegaran air pegunungan.
Berdasarkan informasi dalam bahan sumber, pengunjung tidak perlu kembali membeli tiket untuk menuju Curug Ciampea karena akses tersebut telah termasuk dalam tiket masuk kawasan.
Persiapan Sebelum Camping di Bukit Kabayan
Meskipun fasilitas dasar telah tersedia, persiapan tetap menjadi bagian penting sebelum berangkat camping.
Wisatawan perlu mempertimbangkan kondisi medan dari tempat parkir menuju area tenda. Membawa perlengkapan secukupnya dapat membantu mengurangi beban selama perjalanan menuju camping ground.
Pengunjung juga dapat menentukan sejak awal aktivitas yang akan dilakukan. Jika berencana trekking menuju Curug Ciampea, kondisi fisik dan perlengkapan perjalanan perlu diperhatikan karena jalurnya melewati medan perbukitan.
Pemilihan lokasi tenda juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Wisatawan yang mengutamakan kemudahan akses dapat mempertimbangkan titik yang lebih dekat dengan fasilitas, sedangkan pengunjung yang ingin mengejar panorama dapat memilih area dengan pandangan lebih terbuka.
Dengan lokasi yang relatif dekat dari Kota Bogor, tarif camping yang disebut sebesar Rp25.000 per orang per malam serta fasilitas seperti toilet, mushala, warung, air bersih dan penyewaan perlengkapan, Bukit Kabayan dapat menjadi alternatif untuk menikmati wisata alam pada akhir pekan.
Keberadaan Bukit Merkusi, perkebunan kopi hingga Curug Ciampea turut membuat perjalanan tidak berhenti pada kegiatan mendirikan tenda. Wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas alam dalam satu kawasan selama menyesuaikan perjalanan dengan kondisi fisik, cuaca dan perlengkapan yang dibawa.




















