Headline.co.id, Padang ~ Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk memulihkan aktivitas belajar mengajar di 92 sekolah yang terdampak banjir dalam waktu dua hari. Banjir yang melanda wilayah tersebut telah mengganggu kegiatan pendidikan, dan langkah cepat diambil untuk memastikan siswa dapat kembali ke sekolah secepat mungkin. Wali Kota Padang, Hendri Septa, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk membersihkan dan memperbaiki fasilitas sekolah yang rusak akibat banjir.
Banjir yang terjadi baru-baru ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Padang dan sekitarnya. Akibatnya, banyak sekolah yang mengalami kerusakan pada infrastruktur seperti ruang kelas dan fasilitas pendukung lainnya. Hendri Septa menegaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan dinas terkait untuk mempercepat proses pemulihan. “Kami menargetkan dalam dua hari ke depan, seluruh sekolah sudah bisa kembali beroperasi normal,” ujarnya.
Selain upaya perbaikan fisik, Pemkot Padang juga menyalurkan bantuan logistik dan darurat kepada sekolah-sekolah yang terdampak. Bantuan tersebut meliputi peralatan belajar, buku, dan kebutuhan dasar lainnya untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban sekolah dan siswa yang terkena dampak banjir.
Pemkot Padang juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam upaya pemulihan ini. Partisipasi aktif dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan memastikan bahwa kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan dengan lancar. Dengan sinergi pemerintah, sekolah, dan masyarakat, diharapkan dampak banjir dapat segera teratasi dan pendidikan anak-anak di Kota Padang tidak terganggu lebih lama.


















