Headline.co.id, Palangka Raya ~ Universitas Palangka Raya (UPR) mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan mendirikan Pusat Studi Kepolisian. Inisiatif ini diumumkan pada Kamis, 6 Agustus 2026, dan bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi personel Polri melalui pendidikan dan penelitian yang terfokus.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu kepolisian di Indonesia. Rektor Universitas Palangka Raya, Dr. Andrie Elia, menyatakan bahwa pusat studi ini akan menjadi wadah bagi pengembangan kurikulum dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan Polri. “Kami berkomitmen untuk menyediakan program-program yang dapat meningkatkan profesionalisme dan keterampilan anggota Polri,” ujar Dr. Andrie.
Pusat Studi Kepolisian ini akan berfokus pada berbagai aspek penting dalam tugas kepolisian, termasuk penegakan hukum, keamanan publik, dan manajemen krisis. Selain itu, pusat studi ini juga akan mengadakan seminar, lokakarya, dan penelitian yang melibatkan akademisi dan praktisi dari berbagai bidang. Hal ini diharapkan dapat menciptakan sinergi teori dan praktik di lapangan.
Ke depan, Universitas Palangka Raya dan Polri berencana untuk terus memperluas kerja sama ini dengan melibatkan lebih banyak institusi pendidikan dan lembaga penelitian lainnya. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat jaringan dan kolaborasi dalam rangka meningkatkan kualitas SDM Polri secara berkelanjutan. Dengan demikian, Polri dapat lebih siap menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di masa depan.

















