Headline.co.id, Lombok Utara ~ Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar kegiatan dukungan pemasaran bagi masyarakat terdampak gempa Lombok 2018 di Desa Wisata Taman Fantasi Pabar, Dusun Telagawareng, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (3/8). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat usaha masyarakat agar lebih tangguh dan adaptif dalam menghadapi risiko bencana di masa depan.
BNPB menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. Dalam hal ini, kegiatan dukungan pemasaran yang diselenggarakan bertujuan untuk membangun usaha yang tangguh dan adaptif, memastikan keberlanjutan proses pemulihan ekonomi. Direktur Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup BNPB, Luqmanul Hakim, menyatakan bahwa kegiatan ini juga memberikan pengetahuan untuk memperluas promosi, akses informasi, dan jejaring pemasaran produk hasil pendampingan ekonomi.
Gempa bumi yang melanda Lombok delapan tahun lalu memberikan dampak besar terhadap aspek sosial dan ekonomi, terutama di Kabupaten Lombok Utara. Kabupaten ini mengalami kerugian terbesar di kabupaten lain di NTB, dengan kerusakan mencapai lebih dari Rp5,47 triliun dan kerugian ekonomi sebesar Rp4,51 triliun. Total kerugian mencapai Rp9,99 triliun, yang mengakibatkan banyak pelaku usaha kehilangan aset operasional dan terputusnya jaringan distribusi serta akses pasar.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, para pelaku usaha didorong untuk melakukan diversifikasi produk, meningkatkan kualitas, memperkuat kelembagaan kelompok, memanfaatkan teknologi digital, dan menerapkan prinsip pengurangan risiko bencana dalam kegiatan usaha. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan mendorong inovasi, sementara pemerintah daerah diharapkan mengintegrasikan hasil pendampingan ini ke dalam agenda pembangunan daerah agar berkesinambungan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk anggota DPR RI Komisi VIII, Dr. Ir. H. Nanang Samodra K.A., M.Sc.; Wakil Rektor Universitas Mataram, Prof. Dr. Sitti Hilyana; Kalaksa BPBD Provinsi NTB, Bapak Sadimin, S.T., M.T.; serta perwakilan masyarakat setempat. Dengan komitmen bersama dan kolaborasi yang kuat, diharapkan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dapat tercapai, meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB dan mengurangi kerentanan terhadap ancaman bencana di masa mendatang.

















