Headline.co.id, Kotawaringin Barat ~ Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar), Kalimantan Tengah, mengambil langkah tegas dengan mengirimkan tim pemantau ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pangkalan Bun. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengelola SPBU mematuhi standar operasional prosedur (SOP) guna mengurangi antrean kendaraan yang panjang.
Dalam kunjungan ke dua lokasi, yaitu SPBU di Jalan Diponegoro dan SPBU di Jalan Pakunegara, masih ditemukan antrean panjang kendaraan. Pemerintah daerah berinteraksi langsung dengan masyarakat yang sedang mengantre dan memberikan arahan tegas kepada pengelola SPBU. Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap SOP untuk memastikan distribusi BBM berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
“Pengelola SPBU harus mematuhi SOP agar distribusi BBM kepada masyarakat dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran,” ujar Nurhidayah di SPBU Jalan Diponegoro, Pangkalan Bun, Jumat (31/7/2026).
Pemkab Kotawaringin Barat berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan pemantauan ini secara berkelanjutan. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas sektor yang telah disepakati bersama PT Pertamina Patra Niaga dan para pengelola SPBU. Tujuannya adalah untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas serta kepastian pasokan BBM bagi warga.














