Headline.co.id, Pekanbaru ~ Taruna Tingkat II dan III Akademi Militer (Akmil) asal Provinsi Riau menegaskan komitmen mereka untuk menjalani pendidikan dengan penuh dedikasi serta menjaga nama baik daerah sebagai bekal dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Komitmen ini disampaikan dalam kunjungan silaturahmi Taruna Akmil asal Riau dengan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Senin (27/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi Pemerintah Provinsi Riau dan para taruna, sekaligus memberikan motivasi kepada putra-putri daerah yang sedang menempuh pendidikan sebagai calon perwira TNI. Sersan Taruna Rafif Ayashi Adyo menyatakan bahwa perhatian dari Pemerintah Provinsi Riau menjadi dorongan bagi para taruna untuk terus meningkatkan kemampuan selama menjalani pendidikan di Akademi Militer. “Perhatian dari pemerintah daerah sangat memotivasi kami untuk terus berprestasi,” kata Rafif.
Menurut Rafif, status sebagai putra daerah sekaligus taruna membawa tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan keluarga, masyarakat, dan daerah asal. Oleh karena itu, seluruh taruna berkomitmen untuk mengembangkan kemampuan akademik, mental, dan fisik secara berkelanjutan. “Kami bertekad untuk terus belajar dan berlatih demi menjaga nama baik Riau,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa para Taruna Akmil asal Riau merupakan generasi muda yang diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara. Menurutnya, pendidikan di Akademi Militer tidak hanya membentuk kemampuan kemiliteran, tetapi juga karakter kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan. “Pendidikan di Akmil membentuk karakter yang kuat dan siap menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.
SF Hariyanto juga berpesan agar para taruna terus menjaga semangat kebersamaan, membangun hubungan baik dengan sesama, serta tidak melupakan daerah asal ketika kelak bertugas di berbagai wilayah Indonesia. “Jangan lupakan asal usul kalian dan tetap jaga hubungan baik dengan sesama,” pungkasnya.















