Headline.co.id, Kayong Utara ~ Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Kalimantan Barat diharapkan menjadi kesempatan bagi Kabupaten Kayong Utara untuk memperkenalkan potensi wisata dan ekonomi lokalnya. Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyatakan bahwa kehadiran ribuan peserta dan tamu dari berbagai daerah merupakan peluang besar untuk menampilkan Kayong Utara sebagai daerah yang religius, aman, nyaman, dan layak dikunjungi.
Pernyataan tersebut disampaikan Romi saat memimpin Apel Akbar Kesiapan MTQ ke-34 di pelataran Tugu Sail Karimata, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, pada Jumat (24/7/2026). “MTQ menjadi momentum persatuan dan kebersamaan. Mari kita sambut seluruh tamu dengan tangan terbuka, hati yang tulus, serta pelayanan yang ramah dan penuh kekeluargaan sehingga mereka memperoleh kesan yang baik selama berada di Kabupaten Kayong Utara,” ujar Romi.
Romi menekankan bahwa keramahan masyarakat dan kualitas pelayanan selama pelaksanaan MTQ akan sangat menentukan kesan para peserta terhadap Kayong Utara. “Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah merupakan peluang besar untuk memperkenalkan Kabupaten Kayong Utara kepada masyarakat luas. Mari kita tunjukkan bahwa Kayong Utara tidak hanya religius, tetapi juga indah, aman, nyaman, dan layak menjadi destinasi wisata,” katanya.
Bupati Romi juga mengajak seluruh unsur pemerintah, panitia, dan masyarakat untuk menjaga kebersihan, keamanan, serta kenyamanan selama penyelenggaraan MTQ. Persiapan yang matang diperlukan agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi daerah.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat, Andi Musa, menambahkan bahwa keberhasilan MTQ tidak hanya dinilai dari kelancaran penyelenggaraan dan prestasi para kafilah. Menurutnya, terdapat lima indikator utama yang menjadi tolok ukur kesuksesan MTQ, yaitu keberhasilan penyelenggaraan, prestasi, penguatan ukhuwah Islamiah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan syiar Islam.
“Sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ukhuwah Islamiah dengan menyambut tamu secara ramah, sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan sukses syiar Islam. Semoga semuanya dapat kita wujudkan, membawa berkah, serta meninggalkan kenangan baik bagi Kayong Utara,” ujar Andi.
Penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi ini diharapkan memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memasarkan produk lokal kepada peserta dan pengunjung. Selain menjadi ajang meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, MTQ ke-34 juga diharapkan mempererat hubungan antardaerah serta memperkuat citra Kayong Utara sebagai salah satu destinasi unggulan di Kalimantan Barat.
















