Headline.co.id, Demak ~ Musim kemarau membawa keuntungan bagi petani semangka di Kabupaten Demak. Hasil panen yang melimpah tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui penjualan buah di sepanjang jalur utama, menjadikannya daya tarik kuliner setempat.
Di sepanjang jalan inspeksi yang menghubungkan Desa Cabean dan Desa Banggo, Kecamatan Demak, banyak lapak penjual semangka yang ramai dikunjungi pembeli. Para petani terlihat sibuk mengangkut hasil panen dari lahan menuju kios untuk dijual.
Di lokasi tersebut, tersedia dua jenis semangka, yaitu semangka merah dan semangka inul, dengan harga yang bervariasi berdasarkan kualitas atau grade buah. Sundari, salah seorang penjaga kios, menyatakan bahwa harga semangka inul grade A dibanderol Rp5.000 per kilogram, sementara semangka merah grade A dijual seharga Rp4.000 per kilogram.
“Semangka ini sangat diminati karena rasanya yang manis dan menyegarkan, terutama di musim kemarau,” ujar Sundari, Jumat (24/7/2026).
Selain melimpah, semangka menjadi salah satu buah yang banyak dicari saat musim kemarau karena kandungan airnya yang tinggi. Hal ini membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, mengurangi risiko dehidrasi, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
Semangka juga mengandung magnesium yang penting untuk menjaga fungsi saraf dan otot. Mineral ini membantu menjaga tekanan darah serta kadar gula darah tetap stabil jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.



















