Headline.co.id, Jakarta ~ Santos membawa catatan tidak terkalahkan melawan klub-klub Venezuela saat menjalani laga universidad central de venezuela fc vs santos pada leg pertama playoff babak 16 besar Copa Sudamericana 2026. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Misael Delgado, Valencia, Venezuela, Selasa (21/7/2026) malam waktu setempat. Meski datang tanpa Neymar Jr., Gabriel Barbosa, dan sejumlah pemain utama lainnya, klub asal Brasil itu berupaya mempertahankan rekor positifnya demi memperoleh modal sebelum leg kedua.
Pertandingan universidad central de venezuela fc vs santos menjadi pertemuan penting bagi kedua tim dalam perebutan delapan tiket tersisa menuju babak 16 besar Copa Sudamericana. Santos memiliki keuntungan dari sisi pengalaman dan sejarah karena belum pernah kalah dalam delapan pertandingan menghadapi wakil Venezuela, termasuk enam laga yang berlangsung pada fase gugur kompetisi antarklub Amerika Selatan.
Namun, catatan tersebut tidak otomatis membuat universidad central de venezuela fc vs santos menjadi pertandingan mudah bagi tim tamu. Santos harus menghadapi UCV dengan komposisi skuad yang tidak lengkap setelah pelatih Cuca memutuskan tidak membawa Neymar dan beberapa pemain penting lainnya ke Venezuela.
Neymar sebenarnya telah kembali berlatih bersama tim di Pusat Pelatihan Rei Pele setelah memperkuat Brasil pada Piala Dunia 2026. Akan tetapi, tim pelatih menilai penyerang tersebut masih membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi dan meningkatkan kebugarannya sebelum menjalani pertandingan resmi berintensitas tinggi.
Pemain berpengalaman itu terakhir kali membela Santos dalam pertandingan resmi pada 24 Mei 2026. Ketika itu, Neymar tampil sebagai starter saat Peixe kalah 0-1 dari Internacional pada pertandingan kompetisi Brasileirão.
Keputusan mengistirahatkan Neymar menunjukkan Santos tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi fisik pemainnya. Klub memilih menyiapkan sang penyerang secara bertahap agar dapat kembali bermain dalam kondisi yang lebih optimal.
H2: Santos Datang dengan Rekor Positif
Santos memiliki riwayat pertandingan yang menguntungkan ketika berhadapan dengan klub asal Venezuela. Dalam delapan pertemuan sebelumnya, klub berjuluk Peixe tersebut tidak pernah mengalami kekalahan.
Enam dari delapan pertandingan itu berlangsung pada fase eliminasi. Catatan tersebut memperlihatkan kemampuan Santos dalam menghadapi tekanan pertandingan dua leg ketika berjumpa wakil Venezuela di kompetisi kontinental.
Rekor tersebut menjadi salah satu modal Santos menjelang pertandingan melawan Universidad Central de Venezuela. Akan tetapi, tim asal São Paulo itu tetap membutuhkan penampilan disiplin karena hasil pertandingan pertama akan menentukan strategi pada leg kedua di Brasil.
Santos juga datang ke Venezuela setelah mengalami kekalahan 1-2 dari Botafogo dalam kompetisi domestik. Hasil tersebut membuat tim asuhan Cuca membutuhkan respons positif agar kepercayaan diri pemain kembali meningkat.
Kemenangan di Valencia akan menempatkan Santos dalam posisi menguntungkan sebelum bertanding di kandang. Sebaliknya, hasil buruk dapat meningkatkan tekanan terhadap Peixe ketika harus memastikan kelolosan di Stadion Vila Belmiro.
H2: Neymar dan Gabigol Tak Masuk Rombongan
Selain Neymar, Santos tidak membawa Gabriel “Gabigol” Barbosa dalam perjalanan ke Venezuela. Penyerang tersebut diistirahatkan untuk mencegah beban fisik berlebihan setelah mengalami gangguan pada otot adduktor.
Absennya dua pemain tersebut mengurangi pilihan Santos di lini serang. Cuca harus mengandalkan pemain lain untuk membongkar pertahanan UCV dan menciptakan peluang dalam pertandingan tandang.
Santos juga kehilangan João Schmidt yang masih berada dalam tahap akhir pemulihan dan belum memperoleh izin medis. Willian Arão dipastikan absen karena cedera tulang rusuk, sedangkan Igor Vinícius masih menjalani pemulihan akibat tendinitis.
Gustavo Henrique belum dapat dimainkan karena mengalami cedera otot paha belakang kanan. Sementara itu, Moisés masih memulihkan diri dari gangguan pada pergelangan kaki kanannya.
Daftar pemain yang absen membuat pertandingan melawan UCV menjadi ujian terhadap kedalaman skuad Santos. Para pemain pengganti memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuan sekaligus menjaga peluang tim melaju ke tahap berikutnya.
Meski tidak tampil dengan kekuatan penuh, Santos tetap memiliki pengalaman dalam pertandingan internasional. Faktor tersebut dapat menjadi pembeda ketika menghadapi UCV yang berusaha memanfaatkan dukungan publik Venezuela.
H2: UCV Tak Terpengaruh Absennya Neymar
Pelatih Universidad Central de Venezuela, Daniel Sasso, menyadari timnya menghadapi lawan dengan sejarah besar dalam sepak bola Amerika Selatan. Ia menegaskan UCV harus menunjukkan permainan dengan tingkat kesalahan seminimal mungkin untuk memperoleh hasil positif.
“Kami harus menampilkan performa yang mendekati kesempurnaan, hampir sempurna,” kata Daniel Sasso.
Pernyataan tersebut menunjukkan UCV tidak memandang absennya Neymar dan Gabigol sebagai jaminan pertandingan akan berjalan lebih mudah. Santos dinilai tetap mempunyai kualitas pemain dan pengalaman yang dapat menghadirkan ancaman sepanjang pertandingan.
UCV mendapatkan tempat pada babak playoff setelah mengakhiri persaingan Grup H Copa Libertadores di posisi ketiga. Sesuai format kompetisi, tim peringkat ketiga fase grup Copa Libertadores bertemu runner-up fase grup Copa Sudamericana untuk memperebutkan tempat pada babak 16 besar.
Santos menjalani playoff setelah finis sebagai runner-up Grup D Copa Sudamericana. Klub Brasil tersebut gagal mendapatkan tiket langsung sehingga harus melewati dua pertandingan tambahan untuk mempertahankan peluang meraih gelar kontinental.
Bagi UCV, menghadapi Santos menjadi kesempatan untuk mencatatkan hasil bersejarah. Kemenangan atas klub Brasil tersebut tidak hanya memberikan keunggulan agregat, tetapi juga akan mengakhiri rekor tidak terkalahkan Santos ketika melawan wakil Venezuela.
H2: Leg Pertama Dipindahkan ke Valencia
Pertandingan leg pertama digelar di Stadion Misael Delgado, Valencia, setelah Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan atau CONMEBOL memindahkan lokasi pertandingan. Perubahan tersebut dilakukan menyusul gempa bumi yang melanda Venezuela.
Pemindahan stadion membuat UCV harus beradaptasi dengan lokasi pertandingan yang berbeda. Meski berstatus sebagai tuan rumah, mereka tetap perlu menyesuaikan persiapan teknis dan kondisi lapangan di Valencia.
Santos juga menghadapi tantangan perjalanan internasional dengan skuad yang terbatas. Cuca harus menyusun strategi yang seimbang antara menjaga pertahanan dan mencari gol tandang untuk meringankan beban pada pertemuan berikutnya.
Leg kedua dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli 2026 di Stadion Vila Belmiro, Brasil. Tim yang unggul secara agregat akan melaju ke babak 16 besar Copa Sudamericana dan berhadapan dengan klub asal Ekuador, Macará.
Pertandingan di Valencia menjadi kesempatan bagi Santos untuk membuktikan bahwa rekor positif melawan klub Venezuela tetap dapat dipertahankan meski tanpa sejumlah pemain andalan. Sementara itu, UCV berusaha memanfaatkan kondisi lawan untuk menciptakan kejutan dan membawa keunggulan menuju leg kedua.



















