Headline.co.id, Padang Panjang ~ Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat resmi memulai pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027. Pembahasan ini dimulai dengan penyerahan Nota Pengantar Wali Kota oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD pada Senin (13/7/2026).
Allex Saputra menekankan pentingnya penyusunan KUA-PPAS sebagai langkah krusial untuk menyelaraskan arah kebijakan dalam dokumen perencanaan dengan realisasi anggaran belanja daerah. “Penyusunan ini adalah jembatan penting untuk memastikan kebijakan dan anggaran berjalan seiring,” ujar Allex Saputra.
Arah kebijakan anggaran tahun 2027 tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang Panjang 2025–2029. Tema pembangunan yang diusung untuk tahun anggaran 2027 mencerminkan komitmen pemerintah kota dalam mengakselerasi transformasi daerah. Fokus utama adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan daya saing ekonomi lokal, reformasi birokrasi, serta pelestarian lingkungan hidup berkelanjutan.
Proses Pembahasan Konstruktif
Allex Saputra berharap seluruh proses pembahasan rancangan ini dapat berjalan secara konstruktif dan menghasilkan kesepakatan bersama yang solid. “Kami berharap pembahasan ini dapat menjadi landasan yang kuat untuk penyusunan APBD 2027,” tambahnya.
Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Padang Panjang, Imbral, dan didampingi oleh Wakil Ketua Mardiansyah dan Nurafni Fitri. Acara penting ini juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan sejumlah tamu undangan lainnya.


















