Headline.co.id, Jakarta ~ Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menyatakan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai pusat halal dunia. Pernyataan ini disampaikan saat pembukaan D-8 Halal Expo Indonesia 2026 di Indoor Tennis Senayan, Jakarta, pada Rabu (8/7/2026).
Ahmad Haikal Hasan, yang akrab disapa Babe Haikal, menegaskan bahwa kewajiban sertifikasi halal yang mulai berlaku pada 18 Oktober 2026 bukan hanya sekadar regulasi, tetapi merupakan bagian dari transformasi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat halal global. “Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ekosistem halal nasional,” ujar Babe Haikal.
Kewajiban sertifikasi halal ini akan mencakup berbagai sektor, termasuk makanan, minuman, kosmetik, obat-obatan, dan produk lainnya, baik dari usaha mikro, perusahaan besar, maupun produk ekspor dan impor. “Penerapan ini akan meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global,” tegas Kepala BPJPH.
Ekosistem Halal sebagai Standar Global
Ahmad Haikal Hasan menjelaskan bahwa ekosistem halal kini tidak hanya dipandang dari aspek keagamaan, tetapi telah menjadi standar global yang berkaitan dengan kualitas, keamanan, kebersihan, kesehatan, serta transparansi produk. “Konsep halal memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas peluang produk Indonesia di pasar internasional,” jelasnya.
Kolaborasi Internasional untuk Industri Halal
Dalam forum tersebut, Ahmad Haikal Hasan juga mengajak negara-negara sahabat untuk memperkuat kerja sama dalam membangun ekosistem halal global yang saling terkoneksi. Ia mendorong adanya kesamaan standar, penguatan regulasi, serta peningkatan konektivitas antarnegara agar industri halal dapat berkembang secara inklusif. “Kolaborasi internasional dan penguatan implementasi Jaminan Produk Halal (JPH) adalah kunci untuk mencapai visi ini,” ujarnya.
Babe Haikal optimistis bahwa melalui kolaborasi internasional dan penguatan implementasi JPH, Indonesia mampu mengambil peran lebih besar dalam industri halal dunia. “Visi besar kita adalah menjadikan Indonesia sebagai pusat halal global,” tutupnya.

















