Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Iran saat ini menunggu konfirmasi waktu yang tepat untuk kunjungan delegasi Indonesia dalam rangka memberikan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei. Hal ini disampaikan oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dalam keterangan resmi pada Selasa (7/7/2026).
Teheran telah mengirimkan undangan resmi kepada Indonesia dan negara-negara sahabat beberapa pekan lalu. “Kami menyambut baik kesediaan Pemerintah Indonesia untuk hadir,” ujar Dubes Boroujerdi. Namun, ia mengungkapkan bahwa situasi logistik di Iran saat ini cukup rumit karena mayoritas prosesi untuk delegasi asing telah selesai dan sebagian besar perwakilan diplomatik telah kembali ke negara masing-masing. “Seluruh jalur penerbangan sempat ditutup total selama prosesi pemakaman berlangsung,” tambahnya.
Meskipun ada kendala teknis, Boroujerdi menyampaikan apresiasi atas solidaritas yang ditunjukkan oleh Jakarta di tengah ketegangan geopolitik yang sedang dihadapi Iran. “Kami sangat menghargai dukungan dari Indonesia,” tegasnya.
Saat ini, prosesi pemakaman di Teheran dan Qom telah selesai, dan jenazah Ayatollah Khamenei telah diberangkatkan ke Irak sebelum dibawa ke kota Mashhad untuk prosesi pemakaman akhir. Pihak Kedutaan Besar Iran berharap koordinasi kedatangan delegasi Indonesia dapat diarahkan langsung ke Mashhad.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia mengubah rencana kehadiran dalam prosesi penghormatan tersebut. Menteri Luar Negeri Sugiono dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani telah diutus untuk menghadiri langsung upacara pemakaman di Teheran yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026. “Kami siap untuk hadir dan memberikan penghormatan,” kata Menlu Sugiono dalam keterangan resmi pada Senin (6/7/2026).




















