Highlight Berita Kecelakaan Maut di Jalan Wonosari Sleman, Dua Pengendara Motor Tewas usai Tabrak Dump Truk:
Headline.co.id, Sleman ~ Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda Vario dan dump truk terjadi di Jalan Wonosari, tepatnya di depan Warung Ubi Bakar Cilembu, Dusun Dawukan, Kalurahan Sendangtirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor meninggal dunia, sementara sopir dump truk mengalami luka-luka. Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, kecelakaan diduga terjadi saat sepeda motor berupaya mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur berlawanan. Polisi masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan seluruh rangkaian penyebab kecelakaan.
Data yang diterima Headline.co.id dari Kasi Humas Polresta Sleman IPTU Argo Anggoro, S.H., menyebutkan kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Vario melaju dari arah timur menuju barat. Saat berada di lokasi kejadian, pengendara diduga hendak mendahului kendaraan di depannya dengan berpindah ke jalur kanan.
Pada waktu yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah dump truk. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras antara sepeda motor dan dump truk mengakibatkan dump truk kehilangan kendali, kemudian oleng ke sisi kiri jalan hingga menabrak pagar rumah milik warga di sekitar lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor berinisial R.N. (21), laki-laki, warga Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, mengalami cedera berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara penumpang sepeda motor berinisial C.B. (31), laki-laki, warga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami luka berat. Korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.
Sementara itu, pengemudi dump truk berinisial P. (31), laki-laki, warga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami luka pada bagian kepala, nyeri di bagian dada, serta lecet pada tangan. Korban selanjutnya mendapatkan penanganan medis atas luka yang dialaminya.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan yang terlibat. Dampak benturan turut mengakibatkan pagar rumah warga di sekitar lokasi roboh setelah ditabrak dump truk yang oleng. Polisi memperkirakan total kerugian material akibat peristiwa tersebut mencapai sekitar Rp10 juta.
Kasi Humas Polresta Sleman IPTU Argo Anggoro, S.H., menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, kecelakaan diduga dipicu ketika sepeda motor mengambil jalur kanan untuk mendahului kendaraan lain, sementara dari arah berlawanan melaju dump truk.
“Berdasarkan hasil olah TKP sementara, sepeda motor yang melaju dari arah timur ke barat diduga hendak mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju dump truk sehingga terjadi tabrakan. Akibat benturan tersebut, dump truk oleng ke kiri dan menabrak pagar rumah warga,” ujar IPTU Argo Anggoro kepada Headline.co.id.
Polresta Sleman mengingatkan seluruh pengguna jalan agar menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting dalam berlalu lintas. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan lain serta menghindari penggunaan jalur lawan apabila ruang pandang terbatas.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, memastikan kondisi aman sebelum mendahului kendaraan lain, serta tidak menggunakan jalur lawan apabila ruang pandang terbatas. Utamakan keselamatan dalam berkendara karena kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal,” kata IPTU Argo Anggoro.
Hingga berita ini ditulis, penanganan kecelakaan masih dilakukan oleh jajaran Polresta Sleman. Polisi juga telah melakukan pendataan terhadap para korban, kendaraan yang terlibat, serta kerusakan di lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.




















