Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengambil langkah tegas untuk memastikan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran dengan memperkuat akurasi data sosial. Langkah ini diwujudkan melalui bimbingan teknis (bimtek) Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) bagi operator Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskessos) di 83 kelurahan, Selasa (7/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru Junaedy, serta para camat dan lurah se-Kota Pekanbaru.
Markarius Anwar menjelaskan bahwa bimtek ini diikuti oleh 196 operator Puskessos yang bertugas memperbarui data masyarakat melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) milik Kementerian Sosial. “Pembaruan data sosial tidak lagi cukup dilakukan setiap tahun. Perubahan kondisi masyarakat, seperti perpindahan penduduk, kelahiran, maupun kematian, terjadi setiap saat sehingga data harus diperbarui secara berkala,” ujarnya.
Pentingnya Validitas Data
Markarius menegaskan bahwa validitas data menjadi kunci agar penyaluran bansos tidak salah sasaran. Ia menekankan bahwa warga yang benar-benar membutuhkan harus memperoleh haknya, sementara masyarakat yang kondisi ekonominya sudah membaik tidak lagi menerima bantuan. “Validitas data adalah kunci agar penyaluran bansos tidak salah sasaran,” tegasnya.
Peran Aktif Operator Puskessos
Markarius juga meminta seluruh operator Puskessos untuk mengikuti bimtek dengan serius agar data yang dihasilkan akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa bantuan sosial dapat disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Junaedy, menambahkan bahwa pihaknya bertanggung jawab mengoordinasikan pemutakhiran DTSEN melalui aplikasi SIKS-NG di seluruh kelurahan. Ia berharap seluruh data yang dikirim ke Kementerian Sosial memiliki tingkat akurasi yang tinggi sehingga menjadi dasar penyaluran bansos yang lebih tepat sasaran sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kota Pekanbaru. “Kami berharap data yang dikirim ke Kementerian Sosial memiliki tingkat akurasi yang tinggi,” pungkasnya.


















