Headline.co.id, Banda Aceh ~ Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh melaporkan inflasi di Aceh pada Juni 2026 mencapai 0,56 persen secara bulanan (month-to-month/m-to-m). Secara tahunan (year-on-year/y-on-y), inflasi tercatat sebesar 5,84 persen, dengan sektor transportasi menjadi kontributor terbesar inflasi bulanan. Abdul Hakim, Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPS Provinsi Aceh, menyatakan bahwa kelompok transportasi mengalami inflasi 2,75 persen secara bulanan, menyumbang 0,27 persen terhadap inflasi Aceh.
“Kelompok transportasi memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulanan di Aceh,” ujar Abdul Hakim dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).
Secara tahunan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi, dengan inflasi 7,87 persen dan kontribusi 2,59 persen terhadap inflasi tahunan Aceh. BPS mencatat kenaikan harga bensin, cabai merah, bawang merah, ikan dencis, dan beras sebagai pemicu utama inflasi bulanan pada Juni 2026.
Komoditas Penyumbang Inflasi
Secara tahunan, komoditas yang paling dominan memengaruhi inflasi adalah nasi dengan lauk, emas perhiasan, beras, cabai merah, dan bensin. Penghitungan inflasi dilakukan di lima kabupaten/kota, yaitu Banda Aceh, Lhokseumawe, Meulaboh, Kabupaten Aceh Tengah, dan Kabupaten Aceh Tamiang.
Variasi Inflasi di Berbagai Daerah
Seluruh daerah mengalami inflasi secara tahunan, dengan Kabupaten Aceh Tengah mencatat inflasi tertinggi sebesar 7,25 persen, sementara Meulaboh mencatat inflasi terendah sebesar 3,89 persen. Untuk perkembangan bulanan, Meulaboh menjadi satu-satunya wilayah yang mengalami deflasi sebesar 0,03 persen. Sementara itu, Kabupaten Aceh Tamiang mencatat inflasi bulanan tertinggi sebesar 0,79 persen, sedangkan Kota Lhokseumawe mengalami inflasi bulanan terendah sebesar 0,28 persen.
Data ini menunjukkan bahwa dinamika harga di Aceh pada Juni 2026 masih dipengaruhi oleh kenaikan harga komoditas pangan dan transportasi, meskipun perkembangan inflasi di setiap daerah menunjukkan variasi sesuai dengan kondisi ekonomi dan pasokan di masing-masing wilayah.




















