HEADLINE.CO.ID, JAKARTA ~ Diogo Jota menjadi sosok yang terus dikenang Timnas Portugal saat memastikan kemenangan dramatis 2-1 atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di BMO Field, Toronto, Jumat (3/7/2026) pagi WIB. Tepat satu tahun setelah meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di Spanyol bersama sang adik, André Silva, penghormatan untuk Jota mewarnai laga yang mengantarkan Portugal ke babak 16 besar. Cristiano Ronaldo bahkan mendedikasikan gol dan kemenangan tersebut untuk mendiang rekan setimnya.
Diogo Jota mendapat penghormatan sejak sebelum pertandingan dimulai. Foto mantan penyerang Liverpool itu ditampilkan di layar stadion ketika lagu kebangsaan Portugal berkumandang, disambut tepuk tangan ribuan penonton. Seusai laga, Ronaldo mengenakan jersey bernomor punggung 21 yang identik dengan Jota sebagai bentuk penghormatan.
Pada pertandingan tersebut, Diogo Jota kembali menjadi bagian dari semangat skuad Portugal. Setelah sempat tertinggal, Selecao das Quinas bangkit melalui gol penalti Cristiano Ronaldo sebelum Goncalo Ramos mencetak gol kemenangan di masa injury time. Portugal pun memastikan tiket ke babak 16 besar dan akan menghadapi Spanyol.
Portugal Bangkit Setelah Sempat Tertinggal
Portugal menghadapi perlawanan sengit dari Kroasia di Toronto. Ivan Perisic membawa Kroasia unggul pada awal babak kedua.
Portugal kemudian memperoleh hadiah penalti setelah Renato Veiga dilanggar di kotak terlarang. Ronaldo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang untuk menyamakan kedudukan.
Drama berlanjut hingga penghujung pertandingan. Rafael Leao mengirim umpan silang yang disambut sundulan Goncalo Ramos menjadi gol kemenangan Portugal. Kroasia sempat mencetak gol penyeimbang di masa tambahan waktu, namun dianulir wasit karena offside sehingga skor 2-1 bertahan hingga peluit akhir.
Ronaldo: Kami Menang untuk Menghormati Diogo Jota
Usai pertandingan, Ronaldo mengaku kemenangan tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar tiket ke babak berikutnya. Ia menyebut seluruh tim telah membicarakan momen peringatan satu tahun wafatnya Diogo Jota sebelum laga dimulai.
“Hari ini kami harus belajar bertahan. Untuk memenangkan pertandingan sebesar ini, kami harus belajar bertahan. Pertandingan hari ini sangat menarik bagi para penonton. Kami cukup mengendalikan pertandingan di babak pertama,” kata Ronaldo.
Ia mengakui babak kedua berjalan lebih sulit setelah Kroasia mencetak gol lebih dulu.
“Babak kedua lebih kacau. Mereka mencetak gol, kami sempat stres sejenak, tetapi titik balik emosional terjadi saat kami berhasil mengeksekusi penalti. Sejak saat itu, pertandingan berjalan lebih lancar. Kami memang masih menghadapi beberapa kesulitan, tetapi itu bagian dari kompetisi, dan kini kami harus terus maju,” ujarnya.
Ronaldo kemudian mengungkapkan alasan mengenakan jersey bernomor 21 setelah pertandingan usai.
“Ini hari yang istimewa. Dia ada di sana di atas sana dan menerangi jalan kami.”
Ia menambahkan bahwa kemenangan tersebut dipersembahkan untuk mengenang mendiang rekan setimnya.
“Kami tahu dia ada bersama kami, dan karenanya wajar jika kami menang hari ini untuk menghormatinya dengan cara terbaik.”
Dalam kesempatan lain, Ronaldo juga mengatakan momen tersebut sulit dipercaya karena bertepatan dengan peringatan wafatnya Jota.
“Sulit dipercaya. Kami tahu sebelum pertandingan. Ini merupakan momen spesial.”
“Kami bicara hari ini, tim kami, mengenai itu. Sebuah kebetulan dalam hidup, sulit dipercaya. Saya takjub karena situasi hari ini sangat berarti bagi kami. Bukan hanya karena kami memenangkan pertandingan, tetapi juga karena cara kami memenangkannya.”
Melalui akun Instagram pribadinya, Ronaldo kembali memberikan penghormatan dengan mengunggah foto dirinya memegang jersey Jota.
“Kami menang untuk kita, Diogo dan Portugal!!!! Ayooo!!!!”
Roberto Martinez: Diogo Selalu Bersama Kami
Pelatih Portugal Roberto Martinez menegaskan bahwa sosok Diogo Jota tetap menjadi inspirasi bagi seluruh anggota tim nasional.
“Impian Diogo masih bersama kami dan dia tetap menjadi standar bagi tim ini. Dia menjadi cahaya yang menunjukkan arah bagi kelompok ini,” kata Martinez.
Menurutnya, kehilangan Jota masih sangat dirasakan oleh seluruh skuad.
“Setiap hari terasa berat. Saat kami menjalani latihan, selalu ada momen ketika kami kembali mengingat Diogo.”
Martinez menilai peringatan satu tahun wafatnya Jota membuat pertandingan melawan Kroasia memiliki makna emosional yang mendalam.
“Saya rasa peringatan ini menjadikan pertandingan ini sebagai pertandingan milik Diogo Jota. Diogo akan selalu bersama kami.”
Sebagai bentuk penghormatan, seluruh pemain Portugal mengenakan gelang khusus yang memuat nama masing-masing pemain berdampingan dengan nama Diogo Jota.
Portugal Tantang Spanyol di Babak 16 Besar
Keberhasilan mengalahkan Kroasia membawa Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Tim asuhan Roberto Martinez selanjutnya dijadwalkan menghadapi Spanyol pada Senin, 6 Juli, di Dallas.
Di tengah euforia kemenangan, Ronaldo juga menanggapi spekulasi mengenai masa depannya bersama tim nasional Portugal.
“Masa depan Cristiano saat ini tidaklah penting. Saya punya waktu, baik setelah menang maupun kalah. Saya akan berbicara dengan keluarga saya dan kemudian mengambil keputusan terbaik. Saya tidak lagi mengambil keputusan di tengah panasnya situasi, sekarang saya melakukan semuanya dengan tenang. Yang terpenting sekarang adalah menikmati hari ini,” tutup Ronaldo.



















