Headline.co.id, Hulu Sungai Utara ~ Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menegaskan pentingnya penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) sebagai bagian dari upaya memastikan pembangunan berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Bupati HSU Bidang Ekonomi dan Keuangan, Husni Thamrin, dalam acara Konsultasi Publik Penyusunan KLHS Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Perkotaan Amuntai dan Alabio, Kamis (2/7/2026), di Gedung Agung Lantai II Amuntai.
Husni menekankan bahwa KLHS merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. “Pembangunan tidak boleh mengabaikan daya dukung dan daya tampung lingkungan. KLHS berfungsi sebagai instrumen pencegahan untuk memastikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan benar-benar diterapkan sejak awal,” ujar Husni saat membacakan sambutan Bupati HSU.
Peran Penting KLHS dalam Pembangunan
Dokumen KLHS RDTR Perkotaan Amuntai dan Alabio menjadi fokus utama dalam konsultasi publik ini. Pemerintah daerah berharap forum ini dapat menghasilkan masukan konstruktif melalui kolaborasi erat pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Husni menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian alam demi generasi mendatang.
Ekspos Kajian Kerusakan Lahan
Selain pembahasan tata ruang perkotaan, agenda juga mencakup ekspos kajian kerusakan lahan untuk produksi biomassa di Kecamatan Sungai Pandan dan Kecamatan Sungai Tabukan. Pemerintah daerah menilai lahan sebagai sumber daya alam yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat dan ketahanan ekonomi daerah. Oleh karena itu, penanganannya memerlukan komitmen bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, masyarakat, akademisi, dan sektor swasta.
Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Dalam kegiatan ini, tim penyusun KLHS yang terdiri dari Baharuddin dan Nopi Stiyati Prihatini, memaparkan materi teknis terkait penyusunan dokumen KLHS RDTR serta hasil kajian kerusakan lahan. Mereka menekankan pentingnya langkah nyata dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Bumi Khuripan.
Pemerintah daerah berharap bahwa melalui forum ini, semua pihak dapat berkontribusi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sambil tetap mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.























