Headline.co.id, Jakarta ~ Penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) di Provinsi Lampung semakin memperlihatkan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Program ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan guru, tetapi juga berperan penting dalam mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun yang menjadi prioritas pemerintah. Inisiatif ini diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan dari pra-sekolah hingga jenjang menengah.
Di Lampung, TPG dimanfaatkan oleh para guru sebagai investasi dalam pengembangan kompetensi dan inovasi pembelajaran. Budi Iswanti, guru TK Al Muttaqien di Bandar Lampung, menyatakan bahwa TPG memotivasi dirinya untuk terus meningkatkan kapasitas profesional melalui pelatihan dan pembelajaran mandiri. “Sebagai guru PAUD, saya ingin menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada kebutuhan anak dengan memanfaatkan media serta sumber belajar dari pemanfaatan TPG,” ujar Budi.
Peningkatan Kompetensi Guru PAUD
Budi menambahkan bahwa penguatan kompetensi guru PAUD sangat penting untuk mendukung implementasi Wajib Belajar 13 Tahun. Pendidikan usia dini merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan kesiapan anak memasuki sekolah dasar. Melalui pendekatan belajar berbasis bermain dan penguatan pendidikan karakter, Budi berupaya menciptakan pengalaman belajar yang optimal bagi anak-anak.
Pengalaman serupa dirasakan oleh Puput Angellica, guru TK Harapan Bangsa Banjarejo, Kabupaten Pringsewu. Ia memanfaatkan TPG untuk memperkuat kompetensi profesional melalui seminar dan pelatihan. Menurut Puput, peningkatan kapasitas guru berbanding lurus dengan kualitas pembelajaran di PAUD. “Hasil dari pelatihan memantik saya menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan berpusat pada anak,” kata Puput.
Peran LPTK dalam Meningkatkan Kualitas Guru
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Ia menekankan pentingnya peran Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam mencetak guru berkualitas. “Peningkatan kualitas guru menjadi prioritas utama pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkap Fajar.
Penguatan kompetensi guru melalui TPG dan reformasi pendidikan guru melalui LPTK menjadi dua pilar penting dalam transformasi pendidikan nasional. Dengan fondasi guru yang semakin profesional, program Wajib Belajar 13 Tahun diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dan memastikan setiap anak Indonesia memperoleh pengalaman belajar yang bermutu sejak usia dini.






















