Headline.co.id, Sleman ~ Ratusan warga Padukuhan Nayan, Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, bergotong royong dalam aksi Program Kali Bersih (Prokasih) di sepanjang aliran Kali Gandekan pada Minggu (29/6/2026). Dipimpin oleh Ketua RW 24, Triyono, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah banjir dan menjaga kesehatan lingkungan pemukiman. Triyono menegaskan bahwa komitmen kolektif dari seluruh lapisan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari ancaman luapan air.
Prokasih merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana lingkungan di kawasan pemukiman, sekaligus mengembalikan fungsi optimal sungai sebagai ekosistem yang sehat. Triyono menyatakan bahwa gerakan ini telah disepakati menjadi agenda rutin warga Padukuhan Nayan. “Melalui Prokasih, kami mengajak masyarakat menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan serta merawat lingkungan secara bersama-sama. Sungai yang bersih akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan mengurangi potensi pencemaran maupun banjir,” ujar Triyono.
Memperkuat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial
Selain menjaga kesehatan ekosistem air, Prokasih juga dinilai efektif untuk memperkuat kembali kultur gotong royong dan merawat kepedulian sosial di tengah era modern. Jajaran pengurus RW berharap konsistensi gerakan swadaya ini mampu mengedukasi generasi muda agar memiliki kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan. Dengan menjaga kebersihan Kali Gandekan, warga optimis manfaat lingkungan yang asri, aman, dan bebas dari sarang penyakit dapat diwariskan dalam jangka panjang.
Aktivitas Pembersihan Sungai
Aksi gotong royong massal ini dimulai sejak pagi hari dan berlangsung dinamis dengan melibatkan ratusan warga yang turun langsung menyusuri sungai. Kegiatan difokuskan pada pembersihan tumpukan sampah domestik, pemangkasan rumput liar yang rimbun di sempadan sungai, serta pengerukan sedimentasi lumpur ringan hingga seluruh aliran Kali Gandekan tampak lebih bersih dan lancar.
Dengan inisiatif ini, warga Padukuhan Nayan menunjukkan bahwa kolaborasi dan kesadaran lingkungan dapat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian alam dan mencegah bencana banjir di masa depan.





















